Humanity Food Truck Layani Pengungsi Rohingya Setiap Harinya

Hampir seminggu lamanya, Humanity Food Truck masih melayani para pengungsi Rohingya di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Pada Selasa (7/7) lalu, Humanity Food Truck memproduksi 550 paket makanan siap santap untuk para pengungsi, relawan, dan aparat yang bertugas.

Humanity Food Truck Layani Pengungsi Rohingya Setiap Harinya' photo
Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe berbaris di depan Humanity Food Truck. (ACTNews)

ACTNews, LHOKSEUMAWEHumanity Food Truck sampai saat ini masih melayani masyarakat etnis Rohingya yang berada di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Memasuki Selasa (7/7) kemarin, sudah terhitung 6 hari armada kemanusiaan tersebut melayani para pengungsi di Kamp Rohingya, Desa Peunteut, Kecamatan Blang Mangat.

“Alhamdulillah sudah hari ke-6 Humanity Food Truk ACT mendistribusikan makanan untuk penyintas Rohingya. Untuk hari ini saja kita mendistribusikan sekitar 550 porsi makanan yang dibagi untuk 3 kali makan,” kata Yoga dari tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Aceh Utara yang saat ini membantu layanan Humanity Food Truck.

Sekitar 200 jiwa menjadi penerima manfaat layanan Humanity Food Truck setiap harinya. Selain para penyintas, Humanity Food Truck juga menyajikan makanan untuk warga, TNI, dan Polisi setempat.

“Untuk saat ini fokus Humanity Food Truck memang masih di kamp pengungsian. Jadi kita buat ratusan porsi setiap hari untuk pengungsi, relawan, dan aparat yang terlibat,” ujar Yoga.


Pengungsi Rohingya berbaris untuk menerima sajian makanan gratis dari Humanity Food Truck. (ACTNews)

Layanan makan gratis ini akan terus diberikan kepada pengungsi Rohingya hingga beberapa waktu ke depan. “Alhamdulillah untuk saat ini kebutuhan pangan para pengungsi disediakan penuh oleh ACT. Insyaallah Humanity Food Truck dari ACT akan terus membersamai kebutuhan makan untuk para penyintas Rohingya,” Yoga menjelaskan.

Kedatangan dan aksi-aksi armada kemanusiaan tersebut adalah salah satu bentuk keseriusan bahwa ACT ingin merangkul saudara-saudara etnis Rohingya dan membantu mereka semaksimal mungkin. Diberitakan sebelumnya, Humanity Food Truck dan tiga armada ACT lainnya tiba di Lhokseumawe pada Rabu (1/7) sore dan langsung melayani kebutuhan makan para pengungsi esok harinya.


Sebelum terparkir di halaman gedung milik imigrasi Lhokseumawe, armada-armada yang berangkat dari Wakaf Distribution Center di Gunung Sindur, Bogor, ini telah menempuh jalur Sumatra selama empat hari.

Selain Humanity Food Truck, ACT juga memberangkatkan Humanity Water Truck dan Ambulans Pre-Hospital untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan melayani kesehatan para pengungsi. Bersama mereka juga disertakan satu unit mobil pikap kabin guna mendukung aksi-aksi tim di sana.

ACT Lhokseumawe terus berupaya memberikan pendampingan kepada para pengungsi. Selain kebutuhan dasar, tim juga menghadirkan pendampingan psikososial seperti mengajak pengungsi anak bermain dan belajar di sekolah darurat. []


Bagikan