Humanity Food Truck Sambangi Warga Terdampak Kekeringan di Gresik

Sebanyak 500 porsi makanan dibagikan kepada warga Desa Balongtunjung, Gresik. Selain membantu warga yang terdampak kekeringan, ACT Jawa Timur juga menjalin silaturahmi dengan masyarakat muslim yang merupakan minoritas.

Para penerima manfaat mengambil makanan siap santap dari Humanity Food Truck di depan masjid desa pada Selasa (24/12). (ACTNews/Muhammad Imam Syafi'i)

ACTNews, GRESIK – Desa Balongtunjung, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada kemarau lalu mengalami kekeringan panjang. Sumber air yang berasal dari waduk mengering dan menyisakan lumpur saja. Pada September hingga Oktober lalu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Timur menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat Balongtunjung.

Di awal musim penghujan ini, ACT Jawa Timur mengadakan Humanity Food Truck menyapa kembali Desa Belongtunjung untuk berbagi kebahagiaan. Total ada 500 porsi makanan yang dibagikan kepada masyarakat pada Selasa (24/12) lalu.

Antusiasme terlihat di masyarakat dengan membantu pada saat proses memasak maupun menyiapkan ke kotak makan. Warga juga membantu mendistribusikan makanan tersebut ke rumah-rumah warga yang membutuhkan. Hendro Setiawan selaku Sekretaris Desa Balongtunjung menyatakan sangat senang dengan adanya bantuan pangan dari Global Zakat-ACT.

"Terima kasih kami sampaikan, saya mewakili warga Balongtunjung mendoakan agar keberkahan selalu diberikan kepada para donatur dan tim ACT," ujar Hendro.


Warga beserta tim sedang mendistribusikan makanan siap saji dari Humanity Food Truck. (ACTNews/Muhammad Imam Syafi'i)

Dipo Hadi selaku Kepala Program ACT Jawa Timur menyatakan safari Humanity Food Truck di Surabaya dan sekitarnya ini ditutup di Balongtunjung, Gresik untuk selanjutnya melaju ke kota Madiun.

"Humanity Food Truck sudah berkeliling di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Hari pertama kami bersama anak yatim dan warga prasejahtera di Sidoarjo, hari kedua mendukung acara HUT KOWAD, dan terakhir kami turut menghibur warga masyarakat penyintas kekeringan di Gresik," ujar Dipo.

.

Dipo juga mengungkapkan, safari Humanity Food Truck ke Desa Balongtanjung merupakan silaturahmi kepada sesama muslim di sana, mengingat mereka adalah mayoritas. Sebelumnya di daerah Balongtanjung, hanya 5 rumah saja yang beragama Islam. Setelah ada bimbingan intensif dari pengurus masjid Al Wahhab, saat ini hampir 60% warga Balongtunjung kembali beragama Islam.

"Kami berharap silaturahmi yang kami lakukan dapat memberikan dampak positif untuk masyakat dan umat. Kami juga mengajak masyarakat yang ingin menunaikan zakat dapat melalui Global Zakat-ACT, agar kegiatan seperti ini dapat terselenggara kembali," kata Dipo. []