Humanity Food Truck Terus Layani Penyintas Banjir Luwu Utara

Sejak awal Agustus hingga hari ini, Humanity Food Truck masih terus melakukan aksi kemanusiaan bagi penyintas banjir bandang Luwu Utara. Sajian makanan siap santap ini dihadirkan demi meredam duka warga terdampak, yang hingga lebih dari dua bulan pascabencana belum juga kembali normal kehidupannya.

Humanity Food Truck Terus Layani Penyintas Banjir Luwu Utara' photo
Relawan MRI di Luwu Utara sedang terlibat dalam aksi Humanity Food Truck. (ACTNews)

ACTNews, LUWU UTARA Indonesian Essential Oil Trade Association (Indessota) berkolaborasi dengan ACT Sulawesi Selatan, Senin (14/9) kemarin, menyalurkan bantuan makanan siap santap bagi penyintas banjir bandang Luwu Utara. Pendistribusian makanan siap santap yang diolah di Humanity Food Truck ini merupakan bentuk kepedulian Indessota dan ACT untuk warga Luwu Utara yang sampai saat ini masih merasakan dampak banjir bandang. Tak sedikit warga yang masih bertahan di tenda pengungsian karena tempat tinggal mereka terkubur lumpur tebal.

Sebanyak 3.500 porsi makanan siap santap tersaji bagi warga terdampak bencana. Proses memasak yang dilakukan di truk berdapur yang dibawa dari Jakarta ini pun melibatkan puluhan relawan Masyarakat Relawan Indonesia yang bertugas untuk penanggulangan bencana banjir bandang. Aksi pemenuhan pangan tersebut dilakukan karena makanan siap santap menjadi kebutuhan yang selalu mendesak.

Wira, perwakilan dari Indessota, mengatakan, bantuan yang disalurkan melalui ACT tersebut merupakan amanah dari pelaku eksportir minyak atsiri ke korban bencana di Luwu Utara. Kabupaten Luwu Utara sendiri merupakan salah satu sentra penghasil minyak atsiri.

“Bantuan pangan ini merupakan bentuk kepedulian kami (Indessota) yang di dalamnya juga terdapat perusahaan-perusahaan yang juga bergerak dalam bidang eksportir minyak atsiri. Semoga bisa meringankan beban warga yang terdampak bencana banjir bandang,” harap Wira.

Ribuan porsi makanan siap santap nantinya akan didistribusikan ke warga terdampak selama satu pekan lamanya. Warga yang berada di 12 lokasi pengungsian menjadi target penerima manfaat.

Aksi pembagian makanan siap santap dari Humanity Food Truck di Luwu Utara ini bukanlah yang pertama kali. Sejak awal Agustus lalu, truk berdapur yang didatangkan langsung dari Jakarta telah melakukan puluhan aksi dengan total lebih dari 20 ribu porsi makanan terdistribusi. Selain truk, koki dan kru armada yang datang langsung dari Jakarta, relawan MRI Sulsel pun ikut dilibatkan. Jumlahnya mencapai ratusan orang terlibat dalam aksi kebaikan ini.

Andi Syurganda Haruna dari tim Program ACT Sulsel menjelaskan, Humanity Food Truck selama lebih dari satu bulan melakukan aksi di Luwu Utara dengan tujuan menghidangkan makanan siap santap. Hal tersebut dilakukan karena nyaris semua warga terdampak hingga kini tinggal dipengungsian tanpa membawa harta benda, termasuk alat masak. “Saat ini sudah lebih dari dua bulan pascabanjir, tapi warga terdampak masih membutuhkan bantuan. Hal tersebut karena bencana yang terjadi pertengahan Juli lalu sangat besar kejadian dan dampaknya,” jelas Andi.

Kantor ACT Sulsel sendiri yang berada di Makassar hingga kini masih menjadi posko induk penanganan bencana Luwu Utara. Berbagai bentuk bantuan pun masih terus diterima, baik natura maupun dalam bentuk uang. ACT pun saat ini sedang merencanakan pembangunan hunian nyaman terpadu (ICS) yang sangat membutuhkan peran serta masyarakat luas. Bagi yang ingin menyalurkan bantuan, tambah Andi, bisa menyalurkannya melalui rekening Sulselbar Syariah 5100 5321 0417 1658 atas nama Aksi Cepat Tanggap lalu kemudian melakukan konfirmasi ke nomor WhatsApp 0821-9224-1414.[]


Bagikan