Humanity Rice Truck Dukung Peluncuran Lumbung Beras Wakaf

Humanity Rice Truck ikut beraksi mendistribusikan beras kepada para penerima manfaat yang hadir pada peluncuran Lumbung Beras Wakaf (LBW) pada Rabu (4/12).

Humanity Rice Truck Dukung Peluncuran Lumbung Beras Wakaf' photo
Humanity Rice Truck menjadi bagian rangkaian program ACT yang berusaha menjawab persoalan pangan di Indonesia. Program-program yang diluncurkan ACT telah membentuk sebuah sistem, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dari hulu hingga hilir. (ACTNews/Muhajir Arif Rahmani)

ACTNews, BLORA - Ratusan warga mengantre di belakang Humanity Rice Truck. Lebih dari 2 ton beras telah disiapkan Humanity Rice Truck untuk para warga yang hadir dalam acara peluncuran Lumbung Beras Wakaf (LBW) di Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora pada Rabu (4/12).

“Dalam peluncuran ini kita menyiapkan langsung 2,75 ton dari LBW langsung. Sementara untuk mendukung aksi hari ini, kita juga menurunkan Humanity Rice Truck yang mendistribusikan 2,25 ton beras. Total ada sekitar 5 ton beras yang kita bagikan kepada sekitar 1.000 penerima manfaat,” ujar Wahyu Novyan selaku Direktur Program Aksi Cepat Tanggap (ACT) pada Rabu (4/12) lalu.

Humanity Rice Truck menjadi bagian rangkaian program ACT yang berusaha menjawab persoalan pangan di Indonesia. Wahyu menjelaskan bahwa program-program yang diluncurkan ACT telah membentuk sebuah sistem, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dari hulu maupun hilir.

Humanity Rice Truck ini sebagai hilir dari program kita, hulunya itu adalah LBW. Sebagian produksi beras LBW akan kita distribusikan dengan Humanity Rice Truck yang berkapasitas sekitar 10 ton,” kata Wahyu.


 Warga sedang mengambil beras dari Humanity Rice Truck. (ACTNews/Muhajir Arif Rahmani)

Sutikah, salah satu warga yang juga ikut mendapatkan beras dari Humanity Rice Truck, merasa bersyukur dengan aksi-aksi ACT yang hadir pada hari itu di Desa Jipang. “Alhamdulillah, perasaanya senang bisa mendapatkan beras gratis dari ACT. Harapannya mudah-mudahan ada bantuan-bantuan seperti ini lagi dari ACT dan bisa lebih luas lagi. Jadi tidak hanya di Desa Jipang saja,” ujar Sutikah.

Dalam peluncuran tersebut, ACT juga turut melepaskan Humanity Rice Truck yang akan menjelajah di beberapa wilayah lain di daerah Jawa Tengah. Sebelumnya pada Kamis (21/11) silam, Humanity Rice Truck juga sudah dilepas dan menjelajah sejumlah daerah di Jawa Barat guna mengatasi persoalan pangan.

Secara kualitas, Humanity Rice Truck menyuplai beras berkualitas tinggi dan kuantitas besar, sehingga dapat membantu masyarakat secara berkala. Terlebih, armada ini dapat menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan dengan pergerakan yang cepat.

Berkapasitas 10 ton, Humanity Rice Truck dilengkapi dengan 8 dispenser beras yang masing-masing dapat mengeluarkan 5 liter beras dalam satu kali penarikan. Penarikan beras sendiri menggunakan teknologi digital berbasis elektronik card (RFID Card) guna memberikan pelayanan filantropi secara profesional dan tersistem. Sehingga, beras sebanyak 5 liter bisa otomatis keluar dari truk tersebut. []

Bagikan