Humanity Rice Truck Penuhi Pangan Warga Prasejahtera di Tasikmalaya

Kegiatan ini terlaksana atas kolaborasi dengan Kodim 0612, yang diselenggarakan di halaman Makodim 0612 Tasikmalaya.

Humanity Rice Truck Penuhi Pangan Warga Prasejahtera di Tasikmalaya' photo
Warga Tasikmalaya mengambil bantuan beras dari dispenser yang ada di sisi kanan dan kiri Humanity Rice Truck. (ACTNews/Sayyidan Fikria)

ACTNews, TASIKMALAYA - Humanity Rice Truck ACT kembali menebar kebahagiaan di Tasikmalaya, Senin (9/12). Sebanyak 500 kepala keluarga mendapatkan manfaat dari hadirnya layanan beras gratis ini.

Kegiatan ini terlaksana atas kolaborasi dengan Kodim 0612, yang diselenggarakan di halaman Makodim 0612 Tasikmalaya. Kolaborasi kemanusiaan bersama Kodim 0612 kali ini adalah yang kedua kalinya. Sebelumnya, ACT dan Kodim 0612 bekerja sama saat menyelenggarakan Syukuran Qurban bersama Global Qurban.

“Alhamdulillah bisa berkolaborasi dengan ACT. Kegiatan kolaborasi bakti sosial ini bertepatan dengan hari juang Kartika tahun 2019,” ungkap Letkol Inf Imam Wicaksana selaku Dandim 0612 Tasikmalaya.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 2,5 ton beras didistribusikan kepada penerima manfaat dari berbagai profesi seperti penarik becak, tukang parkir, pemulung sampai petugas kebersihan jalanan di sekitar Kota Tasikmalaya. 

“Meskipun tepat di pusat kota, itu bukan berarti sudah tidak ada saudara kita yang membutuhkan. Justru di sini masih banyak saudara kita yang masih tertatih-tatih dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka sehari-hari,” ungkap M. Fauzi Ridwan dari Tim Program ACT Tasikmalaya.

Hadirnya Humanity Rice Truck  dilatarbelakangi dari kiprah ACT yang kerap menunjang kebutuhan pangan, yakni beras, sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia. Manfaat program ini dirasakan sejumlah warga yang membutuhkan. Salah satunya adalah Mamat, pria paruh baya yang berprofesi sebagai penarik becak. 

“Sehari-hari biasanya saya dapat Rp20ribu - Rp25 ribu/hari dari menarik becak, itu pun tidak menentu. Tapi alhamdulillah, bantuan beras gratis ini bisa meringankan beban kebutuhan makan saya dan keluarga selama 3-4 hari ke depan,” ungkap Mamat. []


Bagikan