ICS ke-6 untuk Warga Terdampak Bencana Dibangun di Sigi

ICS ke-6 untuk Warga Terdampak Bencana Dibangun di Sigi

ACTNews, SIGI – Melanjutkan kerja pemulihan pascabencana gempa, Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama pemerintah Sumatera Utara (Sumut) membangun Hunian Nyaman Terpadu (Integrated Community Shelter/ICS) di Desa Soulowe, Kecamatan Dolo, Sigi. Kerja sama itu ditandai dengan peletakkan batu pertama ICS Soulowe pada Sabtu (24/11).

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis, Camat Dolo Suplain, Kepala Cabang ACT Sumut Ronio Romantika, dan Kepala Cabang ACT Sulteng Nurmarjani Loulembah. Riadhil mengungkapkan kehadiran perwakilan pemerintah Sumut ke Desa Soulowe adalah bentuk empati dan kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana di Sulteng, khususnya di Sigi.

“Kita bersama masyarakat Sumatera Utara dan pemerintah menyampaikan empati, sangat prihatin atas bencana dan musibah ini. Kita datang ke kecamatan Dolo, Desa Soulowe ingin memberikan perhatian dan akan membangun shelter lebih dari 100 unit. Mudah-mudahan bantuan dari Sumatera Utara ini bisa dimanfaatkan warga desa,” papar Riadhil.

Ditargetkan 160 unit hunian akan dibangun di atas lapangan sepak bola milik desa. Selain hunian, ICS Soulowe didesain dengan sejumlah fasilitas umum, antara lain MCK, masjid, dan dapur umum.

“Lokasi ini adalah tanah desa yang dulunya lapangan bola dan diserahkan kepada pemerintah dan masyarakat desa untuk hunian,” jelas Ketua Cabang ACT Sulteng Nurmarjani.

Camat Dolo Suplain menjelaskan, ada lima desa terdampak gempa paling parah dari sebelas desa di Kecamatan Dolo. Kelima desa terdampak parah yaitu Desa Kabobona, Soulowe, Langaleso, Karawana, dan Potoya. “Hampir semua bangunan masyarakat rusak di Desa Soulowe. Kami berterima kasih banyak kepada pemerintah Sumatera Utara untuk memberikan bantuan kepada warga kami di desa Soulowe. Ada sekitar 169 rumah rusak berat, 80 rumah rusak ringan, dan sekitar 80 rumah rusak sedang.” Ungkap Suplain.

Hingga bulan November ini, ACT telah membangun 500 unit hunian yang tersebar di lima kompleks Hunian Nyaman Terpadu (ICS) di Palu, Sigi, dan Donggala. Peletakkan batu pertama ICS di Desa Soulowe tersebut menandakan resmi bertambahnya jumlah kompleks hunian bagi korban bencana di Sulteng. []