Iduladha, Grab Lampung Bahagiakan Warga Terdampak Tsunami Selat Sunda

Sekerat daging yang akan dimasak menjadi sajian nusantara seperti Sate dan Malbi akan membahagiakan masyarakat yang hingga kini masih bertahan di huntara dengan segala keterbatasannya.

Iduladha, Grab Lampung Bahagiakan Warga Terdampak Tsunami Selat Sunda' photo

ACTNews, LAMPUNG SELATAN - Bagi masyarakat Lampung, Iduladha masih menjadi momen yang paling dinantikan. Sebab, mereka bisa bersilaturahmi sekaligus menikmati lezatnya olahan daging kurban. Tak terkecuali bagi masyarakat terdampak tsunami Selat Sunda di Desa Way Muli dan Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan. 

Berikhtiar membahagiakan mereka yang tengah berupaya pulih pascatsunami, Grab Lampung bersama Global Qurban pun telah merencanakan penyelenggaraan Syukuran Qurban pada Senin (12/8). Syukuran Qurban dengan konsep Dapur Qurban nantinya akan mengajak masyarakat penghuni hunian sementara di Desa Way Muli dan Kunjir untuk menikmati sajian lezat daging kurban. 

City Manager 2W Grab Lampung Anugrah Adhiguna mengungkapkan, untuk Iduladha 1440 Hijriah, pihaknya mempercayakan penyaluran kurban kepada tim Global Qurban di Lampung. Menurutnya, Global Qurban sudah memiliki bukti dalam menyalurkan amanah daging kurban bagi masyarakat yang membutuhkan. 

Grab Lampung sendiri menyerahkan dua ekor kambing, di mana hewan kurban tersebut diberikan atas nama mitra Grab yang dinilai memiliki performa bagus selama bekerja. 

“Penyaluran ini juga bentuk kepedulian Grab Lampung kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami juga tak henti mengedukasi karyawan dan mitra untuk menunaikan ibadah kurban melalui kemudahan yang ditawarkan Global Qurban. Semoga ini menjadi kontribusi Grab dalam pembangunan SDM di Provinsi Lampung,” kata Anugrah.

Kepala Cabang ACT Lampung Dian Eka Darma Wahyuni pun mengapresiasi penyaluran hewan kurban dari Grab Lampung. Kata Dian, sekerat daging yang akan dimasak menjadi sajian nusantara seperti Sate dan Malbi akan membahagiakan masyarakat yang hingga kini masih bertahan di huntara dengan segala keterbatasannya.

“Konsep makan bersama akan memberi stimulan bahagia untuk masyarakat yang pernah kehilangan harta, bahkan keluarga, di daerah Way Muli dan Kunjir. Hingga saat ini, kami juga terus membersamai dan mendampingi mereka dengan berbagai program seperti pembangunan infrastruktur dan pembagian paket pangan,” papar Dian, Ahad (11/8).

Dian juga berharap, pembagian daging kurban dan syukuran kurban bisa menjadi pengingat masyarakat Lampung untuk terus peduli dan berbagi kepada warga terdampak tsunami Selat Sunda, mengingat kondisi perekonomian belum pulih sepenuhnya. Masih banyak keluarga yang harus kehilangan mata pencariaan akibat perahu yang rusak diterjang tsunami. 

“Rencana penyaluran kurban merupakan bentuk komitmen untuk menyampaikan amanah pequrban dan mitra. Harapannya doa dari penerima manfaat menjadi penambah amal ibadah para pekurban,” pungkas Dian. []

Bagikan

Terpopuler