Ikhtiar ACT Masifkan Pendistribusian Makanan Melalui Humanity Food Bus

Armada Humanity Food Bus dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) segera mengaspal. Food bus pertama di Indonesia ini, memiliki komponen dapur bintang lima yang siap berkeliling Indonesia dan membagikan hidangan lezat dan bernutrisi secara gratis kepada mereka yang membutuhkan.

food bus act
Humanity Food Bus dari ACT yang akan mendistribusikan makanan siap santap untuk masyarakat Indonesia. (ACTNews/Rizki Febianto)

ACTNews, SEMARANG – Memutakhirkan Humanity Food Truck, Aksi Cepat Tanggap (ACT) berikhtiar untuk memasifkan distribusi bantuan makanan lewat Humanity Food Bus. Dapur milik Humanity Food Bus dilengkapi dengan komponen yang lebih anyar dari para pendahulunya.

“Ini adalah bus pertama di Indonesia dan dunia yang dipakai untuk mobile kitchen dengan komponen dapur setara hotel bintang lima. Humanity Food Bus ini adalah penyempurnaan dari Humanity Food Truck 3.0 dan 4.0. Eksterior dan interior dari armada baru ini juga lebih eksklusif,” kata Sutaryo sebagai Koordinator Humanity Food Bus ACT pada Rabu (23/6/2021).

Unit yang memiliki panjang keseluruhan 12 meter ini, memiliki banyak kelebihan, terutama di bagian dapur.  Dengan lebar 2,5 meter, para juru masak dapat dengan leluasa bergerak dan beraktivitas di dalam dapur tanpa perlu berdempet-dempetan. Humanity Food Bus juga dilengkapi dengan beberapa teknologi tambahan yang mampu menyerap panas yang ada di dalam dapur. Sehingga para juru masak tidak kepanasan saat memasak.

Cooker hood yang kita punya ini misalnya, tidak ada yang jual di mana pun. Ini kita custom dan desain sendiri khusus Humanity Food Bus. Dengan cooker hood ini asap dan hawa panas dari proses pemasakan di tiap unit itu langsung disedot dan dibuang keluar. Lalu ada juga fan yang mengalirkan angin sehingga membuat dapur Humanity Food Bus menjadi semakin sejuk,” kata Sutaryo menerangkan salah satu fitur Humanity Food Bus.

Demikian juga pembaruan di peralatan masak. Di antaranya yaitu tilting pan dan grill pan. Dijelaskan langsung oleh koki dari Humanity Food Bus Joni Kusumahadi, tilting pan disebutnya memiliki fungsi untuk memaksimalkan proses pemasakan dengan teknik perebusan. Sementara grill pan, akan digunakan untuk proses pemasakan dengan teknik pembakaran.

"Kita hadirkan alat-alat ini supaya makanan yang dihasilkan dari Humanity Food Bus ini lebih bervariasi. Dengan grill misalnya, kita bisa hadirkan steak, ayam bakar, bahkan bisa buat kambing guling," ungkap Joni yang ikut mendesain armada ini.

Beberapa komponen penunjang operasional armada ini pun juga turut diperhatikan. Di antaranya, pada sebelah kanan bus, ditambahkan lifter. Alat ini berfungsi untuk membantu menaikan alat maupun bahan-bahan masakan yang berat ke dalam bus. "Misalnya kita mau ganti tabung gas. Nanti tabung kosongnya bisa dibawa ke sini. Nanti lifter-nya diturunkan. Kemudian tabung gas yang baru, kita dinaikkan," jelas Joni.