Ikhtiar Bersama Penuhi Gizi Anak di Tasikmalaya dan Sekitarnya

Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama relawan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) serta PT Satria Sakti Sejahtera tengah berikhtiar penuhi gizi anak di Tasikmalaya dan sekitarnya. Ditargetkan, 1.280 anak akan mendapatkan bantuan pemenuhan gizi ini.

Tim ACT dan MRI mendistribusikan paket gizi di Tasikmalaya. (ACTNews)

ACTNews, TASIKMALAYA, CIAMIS – Kebutuhan gizi masih jadi permasalahan di Indonesia. Tak jarang kabar tentang anak kurang gizi atau gizi buruk sering kita dapatkan, pengidapnya ialah anak-anak. Berbagai faktor mempengaruhi, mulai dari makanan yang dikonsumsi, hingga kondisi ekonomi orang tua yang masih prasejahtera. Hal ini lah yang kemudian disikapi Aksi Cepat Tanggap (ACT), Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), dan PT Satria Sakti Sejahtera dengan mendistribusikan bantuan pemenuhan gizi bagi bayi usia 6 bulan sampai 5 tahun.

Hingga pertengahan Desember, pendistribusian bantuan gizi tersebut telah dilakukan di 13 titik di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Tasikmayala dan Ciamis serta Kota Tasikmalaya. Nantinya, masih ada 5 titik lagi yang akan dilakukan aksi serupa. Ditargetkan, total penerima manfaat akan berjumlah 1.280 anak dan diharapkan bantuan tersebut menjadi dorongan untuk orang tua bisa memperhatikan gizi anaknya.

Dadah Konidah, Ketua Pendamping Kader Posyandu Melati, Desa Argasari, Cihideung, Tasikmalaya, mengatakan, di wilayahnya masih terdapat beberapa kasus stunting atau tengkes. Selain itu, di wilayah yang juga menjadi titik distribusi paket gizi dari ACT ini juga masih ditemukan anak-anak dengan pertumbuhan di bawah garis merah. Namun, setelah adanya bantuan yang ACT salurkan, seakan menjadi semangat tersendiri bagi posyandu serta orang tua untuk memperhatikan kondisi anak.

“Mudah-mudahan sinergi kebaikan ini bisa berlanjut dan meluas, karena bayi dan anak-anak masih banyak yang membutuhkan perhatian lebih,” ungkap Dadah.

Program distribusi pemenuhan gizi untuk anak-anak dari ACT ini telah dimulai sejak November lalu. Demi Djeanida dari Tim Program ACT Tasikmalaya mengatakan, untuk saat ini, jangkauan distribusi baru mencakup tiga kabupaten/kota. Harapannya, ke depan bisa lebih meluas, lebih banyak dan berlanjut lagi. Untuk itu, perlu dukungan kita bersama mewujudkan aksi kemanusiaan ini.

“Peran serta masyarakat tak lepas dari apa yang kami salurkan,” kata Demi, Jumat (18/12).[]