Ikhtiar Jasmaniar Mencari Nafkah di Kala Pandemi Covid-19

Salah satu penjual sarapan pagi di kantin sekolah, Jasmaniar, turut merasakan dampak pandemi Covid-19. Kebijakan belajar dari rumah bagi siswa-siswi sekolah selama pandemi menghilangkan pelanggannya. Ia menjadi kehilangan pembeli dan terpaksa harus berpindah tempat berjualan.

Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia
Global Wakaf-ACT terus berada di garda terdepan bagi pengembangan ekonomi umat, khususnya usaha mikro terdampak pandemi Covid-19. (ACTNews)

ACTNews, PADANG – Komitmen Global Wakaf-ACT melalui bantuan modal dan pendampingan usaha kepada pelaku usaha mikro terus menuai manfaat. Salah satunya dirasakan Jasmaniar (50), wanita yang menggantungkan hidupnya dari berjualan makanan sarapan pagi.

Global Wakaf-ACT mendatangi Jasmaniar yang tengah berjualan di kawasan Kecamatan Lubuk Begalung Nan XX, Rabu (28/7/2021). Ibu dari tiga orang anak ini mengungkapkan, usaha berjualannya mengalami penurunan omzet semenjak adanya pandemi Covid-19, sebab mayoritas pelanggannya dari kalangan sekolah masih melakukan kegiatan belajar dari rumah.

“Saya harus putar otak supaya dagangan ini ada yang beli, makanya saya memutuskan pindah tempat saja. Padahal dulu lokasi dagang itu dekat rumah,” tutur Jasmaniar. Awalnya Jasmaniar berdagang di samping SMPN 24 Padang.

Jasmaniar mengaku senang dan bersyukur akan bantuan modal dan pendampingan usaha dari Global Wakaf-ACT, baginya ini merupakan rezeki yang tak ternilai harganya di saat pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah Ya Allah, akhirnya saya dilimpahkan rezeki. Terima kasih banyak ACT dan masyarakat yang peduli pada nasib kami para pedagang, saya jadi lebih optimis lagi,” tambahnya.[]