Ikhtiar Melahirkan Generasi Cinta Al-Qur’an

MRI Klaten Goes to TPA #Batch2 resmi bergulir di pekan kedua Ramadan. Relawan yang minat dalam dunia pendidikan ditugaskan membantu lembaga pendidikan yang masih minim tenaga pengajar.

1
Relawan MRI Klaten (kiri) tengah mengajar membaca Al-Qur'an di salah satu masjid di Klaten. (ACTNews)

ACTNews, KLATEN Di pekan kedua Ramadan, tepatnya Ahad (25/4/2021), Masyarakat Relawan Indonesia Klaten berkesempatan bersilaturahmi ke masjid dan usala yang ada di Kota Klaten. Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi MRI Klaten Goes to TPA #Batch2. Melalui aksi ini, relawan MRI akan menjadi tenaga pengajar Taman Pendidikan Al-Qur’an di tempat-tempat ibadah.

MRI Klaten Goes to TPA merupakan program kerjasama MRI Klaten dengan masjid atau musala yang mengelola TPA dan membutuhkan tenaga pengajar tambahan. Bentuk kerja sama program ini meliputi penyediaan pengajar dan pendampingan belajar mengaji santri. Selain mengajar, relawan MRI Klaten juga melaksanakan buka bersama dengan santri serta jemaah masjid.

“Senang sekali bisa ikut kegiatan ini. Terima kasih juga telah memberi ruang kepada saya bergabung dan berkontribusi secara langsung ke masyarakat,” ungkap Syalaisha, salah satu relawan MRI Klaten yang tergabung dalam tim pengajar.

Datangnya relawan MRI Klaten menjadi pengajar TPA pun disambut baik santri dan pengajar. Mereka mengaku merasa senang terbantu dengan adanya aksi ini. “Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membantu mengajar di tempat kami. Semoga keberkahan kita raih bersama,” ujar Watik, salah satu tenaga pengajar.

Program MRI Klaten Goes to TPA, selain menghadirkan tenaga pengajar, juga sebagai sarana membumikan Al-Qur’an. Harapannya, program ini bakal menjadi wadah belajar relawan serta santri untuk menjadi bagian mewujudkan generasi cinta Al-Qur’an.

Selain di Klaten, relawan MRI di Bengkulu Selatan pada pertengahan Ramadan ini resmi menggelar Relawan Mengajar. Mereka ditempatkan di salah satu pesantren yang kurang tenaga pengajar di pelosok Bengkulu Selatan. Melalui program ini juga, diharapkan bisa lahir sosok-sosok relawan yang berjuang dan teguh dalam dunia pendidikan.[]