Ikhtiar Obati Kanker Ganas di Pipi Yuda

Pipi hingga leher bagian kiri Yuda (1) semakin lama semakin membesar. Kanker kelenjar getah bening yang tak tertangani secara medis membuat pembengkakan semakin parah. Sedangkan operasi tak segera dapat dilakukan karena menunggu bengkak di leher Yuda mereda.

Ikhtiar Obati Kanker Ganas di Pipi Yuda' photo

ACTNews, DUMAI Di usia dua bulan, muncul benjolan di pipi kiri Yuda (1). Anak dari pasangan Ahmad Domu Daulay (36) dan Nur Aisyah (29) ini dinyatakan mengidap kanker kelenjar getah bening yang termasuk kanker ganas. Semakin hari benjolan semakin besar hingga sekarang sebesar kepala balita itu.

Orang tua Yuda membawa anaknya ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai dan RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru. Dokter menyarankan untuk segera dilakukan operasi agar kanker tak semakin menyebar serta merambat ke bagian tubuh lain. Sayang, Yuda dan orang tuanya pulang ke tempat tinggalnya di Dumai tanpa tindakan operasi.

Penundaan operasi karena alasan biaya. Ahmad hanya sebagai butuh lepas. Penghasilannya tak menentu dan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Sedangkan Nur Aisyah hanya sebagai ibu rumah tangga. “Kami tak punya biaya untuk operasi, terpaksa Yuda kami rawat di rumah dengan pengobatan seadanya,” ungkap Ahmad, Senin (5/8).


Tindakan medis yang tak dilakukan membuat benjolan di pipi Yuda semakin membesar. Saat ini ukurannya hampir menyamai kepala balita itu sendiri. Penyakit lain berupa peradangan tenggorokan juga datang seiring bertambah parahnya kanker ganas itu. Peradangan yang terjadi membuat Yuda kesulitan menelan makanan juga minum.

Melihat kondisi itu, tim Mobile Social Rescue-ACT Riau melakukan pendampingan medis terhadap Yuda. Sejak awal Mei lalu, ACT melakukan penggalangan donasi secara daring melalui Kitabisa dan berhasil mengumpulkan Rp 150 juta. Donasi ini digunakan Yuda untuk menggelar operasi. Akan tetapi operasi urung dilakukan akibat bengkak yang terlalu parah.

Andika dari tim MSR-ACT Riau mengatakan, Yuda belum bisa dioperasi karena menyangkut keselamatan jiwa. Kini penanganan hanya dengan suntik untuk mengurangi pembekakan pada kanker getah beningnya. “Untuk saat ini dilakukan kontrol rutin guna mengurangi pembengkakan yang kemudian baru dapat ditentukan tindakan medis selanjutnya,” ungkapnya, Senin (5/8).

Selain pendampingan medis, donasi yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk perbaikan kondisi ekonomi keluarga Yuda. []

Bagikan