Ikhtiar Pulihkan Palestina dengan Lumbung Wakaf dan Rumah Wakaf

Pembangunan Lumbung Air Wakaf dan Wakaf Rumah Palestina terus dikebut. Dalam beberapa bulan, dua mega proyek wakaf dari Sahabat Dermawan tersebut bisa beroperasi. Ini merupakan ikhtiar untuk membantu pemulihan sekaligus menyejahterakan warga Palestina di Gaza.

wakaf rumah palestina
Pembangunan Lumbung Air Wakaf dan Wakaf Rumah Palestina terus dikebut. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Dua mega proyek wakaf dari Sahabat Dermawan melalui Global Wakaf-ACT untuk Palestina terus dikebut pengerjaannya. Kedua itu adalah Lumbung Air Wakaf dan Rumah Wakaf Palestina. Keduanya merupakan produk wakaf yang diikhtiarkan untuk membantu pemulihan sekaligus menyejahterakan warga Palestina di Gaza.

Lumbung Air Wakaf yang dibangun di tanah seluas 500 meter persegi di timur Jabalia, Gaza Utara, saat ini proses pembangunannya telah mencapai 60 persen. Pondasi bangunan dua lantai itu, sudah berdiri tegak. Saat ini tim ACT Palestina di Gaza sedang berada di tahap pengerjaan interior bangunan. Diperkirakan, Lumbung Air Wakaf akan rampung dalam waktu tiga bulan.

“Jika nanti sudah beroperasi, Lumbung Air Wakaf mampu menghasilkan 100 ribu liter air bersih tiap harinya, air dari sana juga akan dikemas dengan jumlah produksi mencapai seribu botol per hari. Selain itu, Lumbung Air Wakaf menjadi tempat pengisian ulang Humanity Water Tank yang akan berkeliling Gaza untuk membagikan air bersih ke rumah-rumah,” ujar Said Mukaffy dari tim Global Humanity Response ACT, Senin (2/8/2021).

Sementara itu, pembangunan Wakaf Rumah Palestina juga terus dikerjakan. Said menuturkan, proses pembangunan Wakaf Rumah Palestina sudah memasuki tahap pembuatan pondasi dasar dan tembok bangunan. Diperkirakan, rumah ini siap untuk menampung warga prasejahtera Palestina pada beberapa bulan ke depan.

“Wakaf Rumah Palestina berlokasi di Jorn Al Nazalowa, Jabalia, Gaza Utara. Bentuk bangunan terdiri dari beberapa gedung yang tiap gedung memiliki luas 317 meter persegi. Tiap gedung setidaknya memiliki 20 unit flat di dalamnya. Di tiap unit, nantinya akan terdiri dari satu kamar tidur utama, satu kamar anak, satu ruang keluarga, satu kamar mandi, dan dapur serta ruang makan," jelas Said. Mewakili penerima manfaat, Said menyampaikan terima kasih kepada para pewakif Indonesia yang telah memberikan sebagian rezeki miliknya untuk warga Palestina.[]