Ikhtiar Wakaf Sawah Produktif Dukung Berbagai Program Pemenuhan Pangan

Bukan hanya menyejahterakan petani, Global Wakaf-ACT melalui Wakaf Sawah Produktif juga terus berupaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dengan beras kualitas terbaik.

Pascapanen, Global Wakaf-ACT terus berusaha mengawal produk sampai ke tangan masyarakat, (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, KABUPATEN BOGOR – Para petani di Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, kini telah memasuki masa panen. Termasuk sawah-sawah para petani yang telah mengikuti program Wakaf Sawah Produktif beberapa bulan lalu.

Suhendar (56), salah satu petani mengungkapkan syukurnya dengan hadirnya program ini. “Hari ini panen, semoga bisa terus menyejahterakan para petani,” ungkapnya pada Senin (5/7/2021) kemarin.

Tetapi tak berarti kebermanfaatan program selesai belaka selepas panen. Pascapanen, Global Wakaf-ACT terus berusaha mengawal produk petani ini sampai ke tangan masyarakat, sehingga kebermanfaatan tidak hanya dirasakan petani di hulu, tetapi juga di hilir. Dimulai dari membeli sendiri gabah para petani.

“Kami berkomitmen untuk membeli seluruh hasil panen program Wakaf Sawah Produktif. Karena kembali lagi, kebutuhan ACT terkait beras itu juga cukup tinggi,” kata Wahyu Nur Alim dari Tim Global Wakaf-ACT.


Setelah panen, Global Wakaf-ACT berkomitmen untuk membeli dan mengemas sendiri beras dari para petani menjadi Beras Wakaf gratis. (ACTNews/Reza Mardhani)

Wakaf Sawah Produktif juga mencoba memaksimalkan ikhtiar pemenuhan kebutuhan masyarakat ini dengan mewujudkan tanaman yang sehat. Bebas dari pupuk dan pestisida dengan bahan-bahan kimia yang merusak.

“Terlebih lagi karena berasnya sudah termasuk beras yang sehat. Artinya pelayanan kita terhadap umat dalam pendistribusian beras juga menjadi lebih bagus lagi dengan adanya program pertanian sehat ini,” kata Wahyu.

Nantinya, beras-beras organik ini akan diolah sendiri oleh Global Wakaf-ACT hingga dalam bentuk siap kemas. Sehingga dapat mendukung sejumlah program-program ACT yang menjadikan pangan sebagai fokusnya.


Sebut saja program Operasi Pangan Gratis yang akan mendukung gerakan Darurat Solidaritas Selamatkan Bangsa dari Pandemi. Lewat gerakan ini, ACT berupaya meredam dampak Covid-19 ke berbagai sektor, termasuk pangan.

Beras gratis kualitas terbaik dan paket logistik lainnya akan didistribusikan menggunakan armada Humanity Rice Truck dan truk logistik. Distribusi semua armada tersebut juga tidak hanya dilakukan di wilayah perkotaan. Namun, armada juga akan berkeliling menjangkau ke daerah-daerah. []