Ikhtihar Bangun Sumur Wakaf di Perumahan Atas Bukit

Kondisi tanah yang berbatu agak menyulitkan tim dalam pembangunan sumur ini.

Ikhtihar Bangun Sumur Wakaf di Perumahan Atas Bukit' photo

ACTNews, LAMPUNG - Posisi Perumahan Griya Cempaka Permai, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur, Provinsi Lampung, yang ada di atas bukit membuat proses pengeboran Sumur Wakaf di sana, mengalami kendala. Mata bor kerap kali menghantam bebatuan, sehingga pengeboran memakan waktu cukup lama. Proses pengeboran bahkan lebih dari sebulan untuk mencapai 33 meter dan belum menghasilkan air sama sekali.

“Tetapi Sabtu (1/6) kemarin sudah mencapai kedalaman 42 meter, dan alhamdulillah, kita sudah mendapatkan air dari pengeboran. Tinggal finishing tempat wudu dan MCK,” ujar Dinia Rumaini, atau yang akrab disapa Adin, dari tim program Global Wakaf Lampung.

Warga setempat biasanya mengandalkan PDAM untuk kebutuhan air mereka, itu pun tidak maksimal karena hanya menyala satu hari sekali. Warga tak memiliki penampungan air yang cukup besar untuk itu.


Dengan kondisi tersebut, pada kemarau warga akan mengalami kekeringan. Jika sudah terjadi, mereka akan turun ke bawah bukit yang berjarak sekira satu kilometer dari pemukiman mereka untuk mengambil air di masjid yang ada di sana.

“Kalau kemarau panjang memang kekeringan, tapi warga jarang beli air. Biasanya mereka lebih memilih minta ke warga lain yang masih menampung air, atau turun saja ke masjid di bawah bukit yang jaraknya sekitar satu kilometer,” kata Adin.

Oleh karenanya Sumur Wakaf mengambil lokasi di Musala An-Nur, dekat perumahan warga yang berada di atas bukit agar warga di atas bukit dapat lebih mudah mengambil air ketika PDAM mati, atau pun ketika mengalami kekeringan.

“Nantinya, meskipun dibangun di Musala An-Nur, warga sekitar boleh juga mengambil air buat kebutuhan sehari-hari. Jadi nanti Sumur Wakaf di sini tidak hanya khusus untuk jemaah musala saja, tapi untuk warga secara umum,” ujar Adin.

Sumur Wakaf yang dikerjakan sejak 22 Maret 2019 ini ditargetkan rampung pada 17 Juni nanti. Untuk saat ini, pembangunan Sumur Wakaf akan berhenti sampai tanggal 10 Juni, karena mengikuti momen libur Idulfitri.

“Mudah-mudahan nanti selesai pada tanggal 17 Juni 2019. Warga berharap kalau sumur ini sudah selesai dapat bermanfaat untuk warga sekitar musala, serta kegiatan-kegiatan yang menyangkut musala agar menjadi lebih hidup dan lebih makmur,” harap Adin. []

Bagikan