Ini Waktu yang Tepat Membayar Zakat Penghasilan

Waktu pembayaran zakat penghasilan secara umum dilaksanakan dalam dua waktu, yakni saat menerima sudah mencapai nisab atau dikumpulkan satu tahun hingga mencapai nisab.

waktu bayar zakat
Ilustrasi. Zakat penghasilan ditunaikan saat mencapai nisab dalam satu tahun. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA SELATAN – Zakat, baik zakat fitrah atau mal, adalah rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh seorang muslim. Namun waktu pelaksanaan atau pembayaran zakat, khususnya zakat penghasilan bisa berbeda-beda antara satu muzakki dengan muzakki yang lain. 

Zakat penghasilan merupakan salah satu jenis zakat mal. Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam fatwa Nomor 3 Tahun 2003 tentang Zakat Profesi atau Zakat Penghasilan menjelaskan, pembayaran zakat penghasilan dapat dilakukan dalam dua waktu. 

Pertama, zakat penghasilan dapat dikeluarkan pada saat menerima gaji atau bayaran jika sudah cukup nisab. Nisab zakat penghasilan adalah setara dengan emas 85 gram dan kadar zakat penghasilan adalah 2,5 persen.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memutuskan, nisab zakat penghasilan tahun 2021 adalah sebesar Rp79.738.415 per tahun atau Rp6.644.868 per bulan. Angka ini ditentukan dengan harga emas Antam 24 karat yang berlaku di Indonesia. 

Kedua, jika belum mencapai nisab, maka semua penghasilan dikumpulkan selama satu tahun. Kemudian zakat dikeluarkan jika penghasilan bersihnya sudah cukup nisab. Jika dalam satu tahun belum mencapai nisab, maka tidak wajib dikeluarkan zakatnya. 

“Semua bentuk penghasilan halal wajib dikeluarkan zakatnya dengan syarat telah mencapai nisab dalam satu tahun, yakni senilai emas 85 gram,” tulis MUI dalam fatwanya.[]