Ini yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Angin Puting Beliung

Disaster Management Institute of Indonesia (DMII) ACT punya beberapa tips jika terjadi angin puting beliung.

tips saat terjadi angin puting beliung
Sejumlah warga Dusun Sumberejo, Desa Wringin Agung, Banyuwangi tengah membersihkan puing-puing bekas diterpa angin kencang. (BNPB)

ACTNews, JAKARTA – Saat pergantian musim biasanya terjadi bersamaan dengan angin puting beliung. Fenomena angin puting beliung terjadi di daerah tropis antara garis balik utara dan selatan. Angin puting beliung ini dapat menghancurkan apa saja yang ada di depannya. Bahkan kejadian alam ini dapat menelan korban jiwa.

Disaster Management Institute of Indonesia (DMII) ACT punya beberapa tips jika terjadi angin puting beliung ketika berada dalam rumah dan di luar ruangan, yang disampaikan oleh Staff Training and Education DMII-ACT Erry Septiadi.

Kunci pintu dan jendela

Erry menjelaskan, menutup pintu dan jendela pada dasarnya membuat rumah berada dalam posisi aman. Mungkin terdengar terlalu mudah, namun itu sebenarnya sangat masuk akal. Semakin banyak angin masuk ke rumah, maka tekanan pada bangunan rumah akan semakin besar. Angin itu masuk dari pintu dan jendela yang terbuka. Atap akan rumah hancur ketika banyak angin masuk ke dalam rumah.

Padamkan aliran listrik dan peralatan elektronik

Langkah ini lebih baik dilakukan untuk menghindari korsleting listrik. “Bisa juga dengan melepaskan regulator tabung gas," jelas Erry.

Ke tengah ruangan

Erry menambahkan, jika terjadi angin kencang, jauhilah sudut ruangan, pintu, jendela dan dinding terluar bangunan. Angin dengan kecepatan tinggi bisa merusak bagian-bagian dari rumah, sehingga material tersebut bisa membahayakan keselamatan jiwa.

Masuk ke bangunan kokoh jika berada di luar

“Beda kasus jika saat terjadi angin kencang kita berada di luar ruangan. Jika angin tejadi, segera cari bangunan kokoh  untuk berlindung. Hindari tiarap di atas tanah, jika disertai petir maka segeralah membungkuk, duduk dan peluk lutut ke dada,” terang Erry.

Ia juga menyarankan agar menjauhi tiang listrik, hindari jembatan, jalan layang, dan di bawah papan reklame. Waspada terhadap sekitar, apabila terdapat benda-benda yang diterbangkan oleh angin.

“Beberapa hal diatas dapat dilakukan, namun ada baiknya anda memperhatikan gejala-gejala sebelum datangnya angin puting beliung. Jika mengalami hal tersebut maka periksalah sekeliling dan pastikan semuanya nya dalam keadaan baik, jika tidak maka segera hubungi pusat bantuan,” pungkasnya.[]