Jatuh Bangun Pinuji Rintis Usaha Bengkel

Bengkel Unik Pinuji, tidak hanya melayani jasa servis mobil, tapi juga jasa sewa belajar naik kuda di lokasi yang sama. Pandemi ini turut memukul usaha Pinuji, namun ia tetap berjuang mempertahankan usahanya dan berbagi terhadap sesama.

Pinuji tengah berada di bengkel yang ia kelola. (ACTNews)

ACTNews, SURABAYA - Murah senyum dan selalu respons kepada pelanggannya, itulah sosok Pinuji (51), seorang pengusaha bengkel kelahiran Ponorogo yang saat ini memiliki bengkel mobil, di kawasan Surabaya. Sosoknya yang sederhana dan suka berkuda serta aktif sebagai relawan ini memang memiliki pengalaman yang tidak selalu sama dengan usaha yang digelutinya. 

Sebelum merintis sebagai pengusaha bengkel, Pinuji pernah berprofesi mulai dari sopir, buruh, kuli bahkan hampir menjadi TKI. Sementara keahlian sebagai seorang teknisi ia dapatkan semenjak dirinya sekolah di kejuruan dan itu pun masih belum maksimal. Oleh karenanya ketika lulus, Pinuji tidak langsung bekerja di bengkel karena waktu itu dirinya merasa susah untuk bisa diterima menjadi seorang montir di perusahaan swasta, sehingga ia putuskan untuk bekerja di tempat lain.

“Sudah 22 tahun usaha ini saya rintis, dan di sepuluh tahun pertama, usaha ini benar-benar menjadi ujian buat saya, bahkan saya nyaris putus asa. Karena saya lihat teman-teman di desa kok terlihat lebih sukses dibanding saya, yang ternyata menjadi TKI. Namun niat itu terhenti ketika saya mesti meninggalkan keluarga saya, sehingga usaha ini terus saya lanjutkan hingga sekarang,” ujar Pinuji.  

Di masa pandemi ini, nampaknya ujian itu kembali menimpa Pinuji. Ramadan lalu, ia pun kehilangan banyak pelanggan. Namun ia bersyukur ketika keadaan perlahan membaik selepas hari Idulfitri, walaupun pendapatan tetap menurun dibanding tahun sebelumnya. 

“Dibanding sebelum pandemi, pemasukan saat ini, rata-rata masih 80% dan ini sudah lumayan lah karena sudah bisa menutupi biaya operasional” tutur Pinuji kepada ACT.

Untuk meningkatkan kualitas dan mutu pelayanannya, Pinuji menerapkan standar pola pelayanan yang tidak kalah dengan bengkel-bengkel yang berkelas di Surabaya. Hal tersebut sudah menjadi standar layanan, termasuk dengan selalu mengingatkan pelanggannya dengan selalu menyapa dan memberikan pengingat kepada pelanggan jika mobilnya sudah waktunya untuk diservis kembali. 

“Untuk SDM kami selalu upgrade dengan mengikuti pelatihan-pelatihan yang biasanya diberikan secara gratis, baik dari komunitas maupun dari beberapa ATPM,” ujarnya. 

Ada yang menarik di bengkel Pinuji ini. Di dalamnya terdapat arena berkuda yang disediakan bagi pelanggan yang ingin berkuda. Awalnya Pinuji hanya senang berkuda saja. Namun setelah tahu ini bagian dari sunnah yang diajarkan Rasulullah dan pelanggannya juga ada yang suka berkuda, dirinya semakin serius memelihara 2 ekor kuda miliknya dan temannya. 

Di balik kesuksesan ini, sebagai rasa syukurnya, Pinuji selalu melakukan kegiatan sosial di lingkungan sekitarnya. Salah satunya dengan melakukan khitanan massal yang diperuntukkan bagi warga sekitarnya. 

Baginya, berbagi kebaikan untuk warga sekitarnya sangatlah penting. Selain hal tersebut merupakan bagian dari kewajiban yang harus dilakukan sebagai warga muslim, kegiatan ini juga bisa membangun suasana lebih harmonis dengan sesama warga yang ada di sana. 

Ketika diperkenalkan tentang program Wakaf Modal Usaha Mikro oleh tim Program ACT,  Pinuji sangat tertarik karena maslahatnya bisa dioptimalkan untuk program-program sosial untuk warga sekitarnya. Misalnya, bantuan modal usaha yang ia dapat bisa digunakan pula untuk program pelatihan dan pendampingan untuk bekal bagi warga sekitar sebagai penerima manfaat, agar bisa menjadi pelaku baru usaha sejenis. Sehingga, bagi mereka yang berhasil nantinya, bisa dijadikan mitra untuk mengembangkan usaha yang sama di daerah lainnya dengan bantuan Wakaf Modal Usaha Mikro.

Karena besarnya manfaat Wakaf Usaha Modal Mikro ini bagi umat, maka gak ada salahnya anda sahabat dermawan untuk mendukung program ini melalui laman Indonesia Dermawan atau transfer langsung di Rekening Wakaf Aksi Cepat Tanggap  atas nama Yayasan Global Wakaf BNI Syariah #101 0000 262. []