JNE dan Global Wakaf Hadirkan Sumur Wakaf untuk Warga Prasejahtera

Sumur Wakaf Keluarga dibangun untuk keluarga Dede di Kampung Babakan Rajapolah, Desa Sukaratu Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya pada Kamis (30/1). Kehadiran Sumur Wakaf diharapkan dapat membawa perubahan pola sanitasi masyarakat ke arah yang lebih baik.

JNE dan Global Wakaf Hadirkan Sumur Wakaf untuk Warga Prasejahtera' photo
Peletakkan batu pertama Sumur Wakaf Keluarga di rumah keluarga Dede pada Kamis (30/1) ini. (ACTNews)

ACTNews, TASIKMALAYASumur Wakaf dari Global Wakaf – ACT  akan kembali dibangun di Kabupaten Tasikmalaya. Satu unit Sumur Wakaf Keluarga ini dibangun dengan kerja sama JNE Cabang Utama Tasikmalaya. Targetnya adalah untuk keluarga prasejahtera yang belum memiliki sumur pribadi dan kamar mandi karena keterbatasan ekonomi. Sehingga, mereka hanya mengandalkan sungai sebagai sumber utama pemenuhan kebutuhan air.

Penerima manfaat kali ini adalah Dede (54). Warga Kampung Babakan Rajapolah, Desa Sukaratu Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya ini bekerja sebagai buruh serabutan yang tinggal bersama istri dan ketiga anaknya. Sudah belasan tahun ia tinggal di rumah yang tidak memiliki MCK. Kondisi ini membuat Dedi dan keluarganya berangkat ke Sungai Pirusa untuk memenuhi kebutuhan sanitasi harian.


Tidak hanya untuk Dede, Sungai Pirusa juga menjadi sumber air bagi sejumlah masyarakat setempat. Berbagai risiko juga dihadapi masyarakat Desa Sukaratu. Seperti yang terjadi kepada seorang nenek yang tewas karena terpeleset dan terseret arus di Sungai Pirusa saat hendak buang hajat di Sungai Pirusa pada Desember 2019 lalu.

Selain dari alasan keselamatan, pola hidup juga menjadi perhatian untuk menjaga kesehatan dan kebersihan keluarga. Sumur Wakaf Keluarga juga diharapkan menjadi solusi bagi permasalahan MCK masyarakat tersebut.


Tim Global Wakaf-ACT dan perwakilan dari JNE Cabang Tasikmlaya ketika berkunjung ke rumah Dede. (ACTNews)

“Sebagaimana kita ketahui bahwa di daerah setempat masih banyak warga yang belum memiliki sumur dan kamar mandi pribadi. Harapannya dengan hadirnya Sumur Wakaf dari JNE ini akan membuat pola kebersihan tiap keluarga berubah lebih baik lagi” ungkap Fauzi Ridwan dari Tim Program Global Wakaf - ACT Tasikmalaya saat meletakkan batu pertama pembangunan pada Kamis (30/1) ini.

Gerry Mardhani sebagai Perwakilan Kepala Cabang  Utama JNE Tasikmalaya mengatakan bantuan dari JNE tersebut merupakan wujud dari komitmen mereka yang tercantum dalam slogannya: ‘Connecting Happiness’.

“Agar dapat mewujudkan semangat ‘Connecting Happiness’, JNE berkomitmen untuk dapat seaktif mungkin dalam bekerja sama dengan berbagai lapisan masyarakat. Seperti komunitas, yayasan, dan pemerintah untuk bersama-sama membangun atau membantu masyarakat yang membutuhkan,” kata Gerry.

Gerry menambahkan, program kerja sama yang dilakukan dengan Global Wakaf - ACT Tasikmalaya ini merupakan salah satu dari berbagai program bantuan kepada masyarakat khususnya di wilayah Tasikmalaya. Berbagai program telah dijalankan sebelumnya. Misalnya saja pendistribusian air bersih di 6 desa pada musim kemarau bulan September 2019 lalu dan membagikan makanan kepada panti jompo pada November 2019.

Pemberian bantuan sumur dan toilet umum yang layak untuk keluarga di Kampung Babakan Rajapolah didasari atas kondisi sanitasi warga setempat yang memprihatinkan. “Terlebih kemarin  di daerah sana, saya lihat airnya pun sangat keruh. Tentu sangat memprihatikann dan sudah sepatutnya kita bersyukur karena diluar sana banyak kelurga yang tidak memiliki MCK. Kami harap Sumur Wakaf Keluarga bisa bermanfaat bagi warga sekitar dan berkah untuk kita semua”, ujar Gerry.

Mintarsih (40), istri Dede, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada ACT dan JNE. “Haturnuhun, sudah mau membantu saya dan keluarga untuk membangun sumur dan MCK di rumah saya. Mudah-mudahan berkah, semua juga sehat dan selamat di perjalanan dalam menjalankan tugasnya,” ucapnya. []


Bagikan