Jualan Risoles, Ikhtiar Erna Nafkahi Keluarga

Meskipun pesanan turun di masa pandemi, Erna (42) pantang menyerah menjalankan usaha risolesnya.

Erna (42) penjual risoles, warga Kelurahan Karang Mulya, Kecamatan Karang Tengah, Tangerang Selatan. (ACTNews)

ACTNews, TANGERANG SELATAN – Erna (42) mulai berjualan risoles sejak tiga tahun lalu. Ia juga sempat menjajal berjualan bolu dan kue kering, namun rezeki warga Kelurahan Karang Mulya, Kecamatan Karang Tengah, Tangerang Selatan itu, ternyata datang dari risoles. Menurut Erna, para pelanggan amat meminati risoles buatanya karena rasa dan teksturnya.

Berbasis pre-order lewat aplikasi daring, risoles Erna dijual seharga Rp 2.500 per buah atau Rp 20 ribu untuk satu pak. Selama pandemi ini, setengah keuntungan penjualan risoles Erna menurun. Padahal, dari berjualan risoles itu Erna menopang ekonomi keluarga.

“Sekarang, pendapatan enggak sampai satu juta rupiah. Alhamdulillah, suami masih bekerja walaupun ada pemotongan gaji karena pandemi,” katanya.

Berikhtiar mendukung semangat Erna, Global Wakaf – ACT memberikan bantuan modal usaha untuk mantik usaha Erna melalui Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia, Senin (8/3/2021).

“Alhamdulillah, tambahan modal dari Global Wakaf – ACT insyaallah akan dipergunakan dengan sebaik-baiknya dan untuk menambah peralatan masak tambahan menjelang bulan Ramadan. Biasanya, insyaallah, di bulan puasa risoles lebih laku. Semoga ya,” ujar Erna.

Selain Erna, ada empat pelaku usaha lain yang menerima bantuan Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia pada hari itu. Rodi Maryanto dari Tim Global Wakaf – ACT Tangerang Raya berharap bantuan ini dapat menyemangati para pelaku usaha mikro.

“Selain membantu perekonomian UMKM, program ini juga menjadi salah satu penggerak dari adanya Gerakan Sedekah Pangan Nasional yang telah kita inisiasi untuk mewujudkan ketahanan pangan. Kami berharap para dermawan dan wakif menyertai langkah kami,” ajak Rodi.[]