Jutaan Jiwa Rasakan Manfaat Wakaf di Tengah Wabah

Lewat beragam program, Global Wakaf-ACT turut membantu masyarakat di tengah sulitnya pandemi. Terhitung ada satu juta lebih penerima manfaat dalam program-program pemberdayaan ini.

wakaf pandemi
Produk-produk serta pemberdayaan wakaf, terus diluaskan Global Wakaf-ACT untuk menyapa masyarakat. Terutama bagi mereka yang terdampak pandemi. (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, JAKARTA – Dalam masa pandemi, Global Wakaf-ACT turut membantu warga dalam berbagai program pemberdayaan. Sebagian dari program ini, telah berjalan sejak tahun 2020 lalu, di mana pandemi pertama kali menginfeksi Nusantara.

Di samping ketakutan akan virus , Indonesia juga dibayangi dengan sulitnya ekonomi. UMKM menjerit sebab dari sulitnya mendapatkan pemasukan saat pandemi meradang. Lewat wakaf, para pelaku UMKM ikut terbantu dengan program Wakaf Modal Produktif.

Total sudah ada lebih dari 10 ribu usaha kecil kita berdayakan lewat program ini sejak Agustus 2020 lalu. Untuk setiap kelompok penerima manfaat juga masing-masing kita berikan pendampingan sehingga usaha mereka dapat terus berjalan hingga hari ini,” ujar Budi Sulistyo sebagai Manajer Wakaf Modal Produktif pada Rabu (15/9/2021) lalu. Jumlah ini melompat jauh dari tahun 2020 lalu, di mana ada sekitar 1.300 penerima manfaat.

Jika Wakaf UMKM memberdayakan para pengusaha di hilir, Global Wakaf-ACT juga berikhtiar mendorong para produsen di hulu. Usaha ini diwujudkan melalui program Masyarakat Produsen Pangan Indonesia pada pertengahan April 2021.


Wakaf Sawah Produktif menyediakan bantuan berupa permodalan serta pendampingan bagi para petani sejak masa tanam, hingga panen. (ACTNews/Reza Mardhani)

“Target kita utamanya adalah pekerja tani, khususnya mereka yang prasejahtera. Bantuan kita sejak April hingga Desember tahun 2020, menyapa lebih dari 3.600 produsen pangan di seluruh Indonesia,” jelas Wahyu Nur Alim dari Tim Wakaf Sawah Produktif.

Program ini pun bertransformasi menjadi Wakaf Sawah Produktif di akhir bulan Desember 2020. Dalam perjalanannya pada tahun 2021, Wakaf Sawah Produktif terhitung telah memberdayakan lebih dari 6.600 pekerja tani dengan sebaran 659 hektare lebih lahan di 21 kabupaten dan kota di Indonesia.

Tidak hanya itu, hasil panen berupa Beras Wakaf mendukung berbagai gerakan serta program ketahanan pangan ACT. Lebih dari satu juta penerima manfaat menikmati produk ini pada di bulan Januari hingga Agustus 2021 ini.

Melengkapi pangan, Global Wakaf-ACT juga terus mendorong produksi Air Minum Wakaf. selama Januari hingga Desember 2020, 1,2 juta jiwa merasakan manfaat dari hadirnya air ini. “Sebaran kita saat ini adalah masjid serta pesantren-pesantren yang ada di 20 kota dan kabupaten seluruh Indonesia. Hampir seribu aksi kita lakukan pada tahun ini untuk menjangkau mereka yang membutuhkan air siap konsumsi,” terang Moch Nurul Ramadhan dari Tim Wakaf Air Produktif.

Sementara di tahun 2021, pendistribusian Air Minum Wakaf terus meningkat. Hingga bulan September ini, ada 2,1 juta liter Air Minum Wakaf yang telah menjangkau sepuluh kota dan kabupaten di Indonesia. Kebermanfaatan ini pun, akan terus berlanjut dan bertambah jumlahnya.

Wakaf para dermawan tidak hanya bergerak untuk air siap konsumsi di masyarakat, tetapi juga menghadirkan air bersih untuk kebutuhan sanitasinya. Melalui Sumur Wakaf sejak awal Januari sampai 17 Desember tahun 2020 silam, hampir 80 ribu penerima manfaat yang dahulunya kesulitan air bersih kini telah mendapatkan solusinya. Sumur Wakaf ini dibangun di 23 provinsi di Indonesia.

Di tahun 2021, kebermanfaatan itu terus diluaskan di berbagai pelosok negeri. “Alhamdulillah, Sumur Wakaf kita sudah menjangkau 10 provinsi di Indonesia sampai September 2021 ini. Lebih dari 264 ribu jiwa di tahun ini, bisa merasakan 2,8 juta liter air bersih. Baik itu insitusi pendidikan, rumah ibadah, maupun masyarakat umum,” tambah Nurul.

Selain program-program di atas, program wakaf reguler lainnya seperti Lumbung Beras Wakaf dan Lumbung Air Wakaf juga terus berjalan. Ikhtiar ini dilanjutkan di tahun 2021 sebagai wujud kepedulian dan semangat pemberdayaan masyarakat. []