Karena Pandemi, Sari Sering Libur Berjualan Soto

Warung soto yang dijalankan Sari Rezeki jadi sering buka tutup setelah terdampak pandemi. Padahal dari penghasilan berjualan soto inilah ia menafkahi keluarga.

Srrah terima bantuan Wakaf UMKM kepada Sari Rezeki pada Sabtu (10/7/2021) lalu. (ACTNews)

ACTNews, JAMBI – “Semoga dengan adanya Wakaf UMKM ini, usaha saya bisa menjadi lebih lancar dan terus berjalan ke depannya,” ungkap Sari Rezeki ketika menerima bantuan dari Tim Global Wakaf-ACT. Sari bersama sembilan orang lainnya di Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, menerima bantuan tersebut pada Sabtu (10/7/2021) lalu.

Sari memiliki harapan demikian, sebab saat ini kondisi warungnya memang cukup sulit semenjak terdampak pandemi. “Warung soto jadi kadang buka kadang tidak. Soalnya pelanggannya juga sepi, omzet juga ikut menurun,” jelas Sari.

Usaha ini telah dijalaninya selama satu tahun ke belakang. Sebelumnya Sari merupakan karyawan sebuah warung nasi milik sepupunya. Namun karena percaya diri dengan hasil masakannya sendiri ia akhirnya membuka usaha soto.


“Biar hasilnya lebih cukup juga untuk keluarga, karena sekarang saya juga tulang punggung untuk anak saya sendiri,” ujar Sari, yang mana suaminya telah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa. Karenanya, Sari terus mempertahankan usaha ini, dan terus berusaha agar usaha yang dia jalani dapat terus berkembang meskipun saat ini sedang melewati masa sulit.

Wakaf UMKM menjadi salah satu ikhtiar Global Wakaf-ACT dalam memajukan UMKM di masa sulit dampak pandemi. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak usaha di tengah pandemi. Global Wakaf-ACT sudah menghadirkannya sejak beberapa waktu lalu dan telah menyerahkan bantuan usaha untuk pengusaha skala kecil dan mikro di berbagia penjuru negeri. []