Kawasan Rawan Bencana Gunung Semeru

PVMBG mengingat agar menghindari Kawasan Rawan Bencana saat erupsi terjadi. Kawasan tersebut terbagi menjadi tiga tingkatan.

kawasan rawan bencana
Peta Kawasan Rawan Bencana gunung api Semeru di Jawa Timur. (PVMBG)

ACTNews, LUMAJANG – Gunung Semeru merupakan gunung api aktif yang sudah puluhan kali erupsi. Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) membagi kawasan rawan bencana gunung api Semeru ke dalam beberapa bagian. 

Pembagian kawasan berbahaya ini bertujuan agar masyarakat menghindarinya saat erupsi terjadi. Sehingga erupsi tidak merenggut korban jiwa. 

Kawasan Rawan Bencana III

Kawasan Rawan Bencana III adalah kawasan yang sangat berpotensi terlanda awan panas, aliran lava, guguran lava, lontaran batu (pijar), dan atau gas beracun. Kawasan ini meliputi daerah puncak gunung dan sekitarnya. 

Kawasan Rawan Bencana II

Kawasan Rawan Bencana II adalah kawasan yang berpotensi dilanda awan panas, aliran lava, lontaran batu, guguran lava, hujan lebat abu, hujan lumpur panas, aliran lahar, dan gas beracun. Kawasan Rawan Bencana II dibedakan menjadi dua.

Pertama yaitu kawasan rawan terhadap awan panas, aliran lava, guguran lava, aliran lahar, dan gas beracun yakni wilayah Kampung Manjing, Gidik, Sumbersari, Pancing, Mujur, Liprak, Regoyo, Rejali, Besuk Sarat, Besuk Kembar, Besuk Kobokan, Besuk Semut, dan Besuk Tunggeng. Kedua adalah kawasan yang rawan terhadap hujan abu lebat, lontaran batu, dan atau hujan lumpur panas. 

Kawasan Rawan Bencana I

Kawasan ini adalah kawasan yang berpotensi terlanda lahar, tertimpa material jatuhan berupa hujan abu dan atau air dengan keasaman tinggi. Apabila letusan membesar, kawasan ini berpotensi terlanda perluasan awan panas dan tertimpa material jatuhan berupa hujan lebat serta lontaran batu. 

Kawasan Rawan Bencana I dibedakan menjadi dua, pertama kawasan rawan terhadap lahar. Kawasan ini terletak di sepanjang lembah dan bantaran sungai terutama yang berhulu di daerah puncak, yaitu Kampung Manjing, Pancing, Mujur, Rejali, Glidik, Besuk Sarat, Besuk Kembar, Besuk Kobokan, dan Besuk Semut. Kedua kawasan rawan terhadap hujan abu tanpa memperhitungkan arah tiupan angin.[]