Kebahagiaan Nenek Juhara Saat Tempati Rumah Barunya

Rumah Juhara (74) akhirnya selesai dibangun berkat dukungan dari para dermawan. Rumah bercat hijau itu kini berdiri kokoh menggantikan rumah lamanya yang retak dan nyaris roboh akibat terguncang gempa.

Kebahagiaan Nenek Juhara Saat Tempati Rumah Barunya' photo
Juhara di depan rumah barunya. (ACTNews/Budianto)

ACTNews, TASIKMALAYA – Bulan Juli ini menjadi hari yang tak bisa Juhara (74) lupakan. Pasalnya nenek berusia lanjut ini sedang berbahagia karena rumah layak untuknya sudah selesai dibangun. Selama 28 hari ia menyaksikan pembangunan rumah impiannya dan kini impian itu terwujudkan.

“Saat pertama kali kami bertemu dengan Nenek Juhara dan beliau menceritakan kisah hidupnya yang luar biasa, bertahun-tahun hidup sebatang kara, di rumah yang nyaris roboh. Namun ia tetap memiliki semangat yang luar biasa untuk berjuang menghidupi dirinya. Alhamdulillah berkat kebaikan sahabat dermawan kini mimpi NenekJjuhara miliki rumah layak untuk temani usia senjanya sudah terwujud, sudah ditempati nenek juga dengan aman dan nyaman ” ungkap M. Fauzi Ridwan selaku Koordinator Program ACT Tasikmalaya, Jumat (24/7) lalu.

Selain mewujudkan mimpinya memiliki rumah layak, Juhara juga ingin memiliki sebuah warung yang bisa ia kelola untuk memenuhi kebutuhan hariannya, dan mimpi ini sebentar lagi akan terwujud. Setelah rumah Juhara selesai dibangun, akan dibuatkan sebuah bangunan untuk warung beserta isinya.

“Sebelumnya kan Nenek Juhara kerja serabutan dan menginginkan memiliki warung yang bisa menghidupi dirinya. Mengingat beliau juga sudah tua, jika warungnya berdekatan dengan rumahnya memudahkan nenek dalam bekerja. Jadi insyaallah keberadaan warung beserta isinya ini akan sangat membantu,” tambah Fauzi.


Nenek Juhara bersama tim dam warga yang membangun rumahnya. (ACTNews)

Rasa syukur dan ucapan terima kasih serta doa terbaik disampaikan Juhara atas kebaikan para dermawan yang membantu mewujudkan mimpinya. “Saya pribadi mengucapkan terimakasih atas segala kebaikan ibu dan bapak juga ACT yang sudah membantu saya. Saya tidak akan pernah lupa atas kebaikan semuanya, mudah-mudahanan Allah ganti dengan yang lebih baik, lebih besar dan lebih berkah, terima kasih jazakallah,” ungkap Juhara sambil menahan haru.

Seperti diberitakan sebelumnya, ACT Tasikmalaya bertandang ke rumah Juhara pertama kali pada November 2019 lalu yang terletak di Desa Cisempur, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya. Juhara sudah ditinggalkan suami sejak puluhan tahun silam dan ia tidak memiliki anak. Dengan begitu ia harus berjuang sendiri dengan bekerja serabutan untuk menyambung hidup. 


Juhara tinggal di rumah yang retak dan nyaris roboh akibat terguncang gempa. Ia tinggal di rumahnya dengan perlengkapan seadanya. Setiap kali hujan deras disertai angin kencang datang, Juhara mengungsi ke rumah tetangga karena khawatir rumahnya takut roboh.

Perjuangan hidup Juhara ini memantik kepedulian para dermawan. Masyarakat pun urunan dan rumah Juhara akhirnya dapat dibangun sekitar akhir bulan Juni lalu. Fauzi berharap, kepedulian ini dapat berlanjut ke depannya untuk membantu masyarakat lain yang bernasib seperti Juhara.

“Kami berterima kasih dengan kepedulian para dermawan dan kami berharap, kepedulian ini dapat berlanjut terus. Sehingga kebersamaan kita ini mudah-mudahan dapat membantu orang lain di luar sana yang barangkali bernasib sama dengan Nenek Juhara,” harap Fauzi.[]