Kebahagiaan Penjaga Masjid Al Aqsa di Musim Dingin

Pekan ini, 140 keluarga murabithun Masjid Al Aqsa dapat menambah pasokan pangannya di musim dingin. Bantuan pangan musim dingin itu merupakan bentuk kepedulian dermawan Indonesia yang senantiasa mendukung kehidupan rakyat Palestina.

Kebahagiaan Penjaga Masjid Al Aqsa di Musim Dingin' photo
Sejumlah warga Yerusalem membeli keperluan sehari-hari di salah satu toko yang telah bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap. (ACTNews)

ACTNews, YERUSALEM – Fatma keluar mengenakan jaket hangatnya, menuju ke salah satu pusat jualan kebutuhan sehari-hari di tengah Kota Yerusalem. Ia ingat, ada sejumlah kebutuhan rumah tangga yang memang akan habis akhir bulan ini. Membawa sejumlah daftar belanja di ingatan, Fatma bergegas menuju toko. Ia berharap toko belum terlalu ramai, Senin (27/1) pagi itu.

Fatma adalah salah satu penerima manfaat dari bantuan belanja keperluan musim dingin Aksi Cepat Tanggap. Ia adalah salah satu murabithun, muslim yang tinggal di Yerusalem, Palestina,  penjaga masjid Al Aqsa.


Sepekan ini, suhu musim dingin Yerusalem memang berkutat di angka 11-13 derajat Celsius di siang hari. Kondisi ini cukup membuat tubuh menggigil dan lebih banyak membutuhkan nutrisi. Sebab itu, Fatma amat bersyukur dengan adanya bantuan belanja di musim dingin ini.

Bantuan musim dingin memang menjadi program rutin Aksi Cepat Tanggap. Kelangsungan hidup penduduk bumi syam selalu menjadi perhatian dermawan Indonesia. Seperti saat ini, bantuan musim dingin untuk keluarga murabithun ini pun didukung sejumlah donatur, yakni Albayan, Sahabat Quran Bangka Belitung, Pemuda Peduli Palestina, Semarak Dwi Windu, SP financial solution, Indonesia Dermawan, dan Kitabisa.

Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Response (GHR) – Aksi Cepat Tanggap mengatakan, bantuan belanja musim dingin untuk murabithun berlangsung selama tiga hari, yakni Senin (27/1) sampai Rabu (29/1). “Ada 140 keluarga penerima manfaat. Mereka adalah masyarakat muslim old city (kota tua Yerusalem) yang merupakan murabithun Masjid Al Aqsa.” terang Faradiba.[]


Bagikan