Kebahagiaan Sukasni Menerima Daging Kurban: Alhamdulillah Bisa Makan Enak

“Saya makan daging enak kalau ada kurban saja. Kalau setiap hari atau beli sendiri enggak kuat, mahal. Jadi makan seadanya aja, sama kecap atau telur dadar saja sudah enak,” kata Sukasni, warga Rt 07, RW 03, Petamburan.

sukarni menerima kurban
Sukasni usai menerima daging kurban dari Global Qurban-ACT. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA PUSAT – Kehadiran kurban dari Global Qurban-ACT di wilayah Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat disambut antusias oleh Sukasni (63). Warga RT 07, RW 03, Kelurahan Petamburan ini sudah tidak bisa berjualan karena sang suami sakit dan tidak ada yang urus. 

Sukasni menceritakan, sudah enam bulan dirinya tidak bisa berjualan nasi uduk. Ia harus mengurus sang suami yang terkena stroke. Akibatnya, untuk makan sehari-hari, Sukasni hanya mengandalkan pemberian dari RT dan anak-anaknya. 

“Dua anak saya jauh dan bukan orang kaya, jadi saya tidak bisa berharap dan berpangku terus. Mereka juga sekarang sulit, dipecat kerja. Alhamdulillah Pak RT baik, kasih beras sama bantuan buat saya dan suami makan,” kata Sukasni, Jum’at (23/7/2021). 

Daging kurban dari Global Qurban-ACT merupakan bahan makanan paling enak yang akan ia masak. Selama tidak berjualan, Sukasni makan seadanya, sesuai pemberian dari RT dan tetangga. Ia berharap, bantuan-bantuan lain juga dapat diberikan untuk orang-orang sepertinya. 

“Saya makan daging enak kalau ada kurban saja. Kalau setiap hari atau beli sendiri enggak kuat, mahal. Jadi makan seadanya aja, sama kecap atau telur dadar saja sudah enak,” jelasnya. 

Tim Program ACT Jakarta Pusat, Fuad Mursidi mengatakan, sebanyak 11 ekor sapi kurban disembelih lalu didistribusikan di seluruh kecamatan di Jakarta Pusat. Para penerima daging merupakan warga pra sejahtera dan warga dengan ekonomi kelas menengah ke bawah yang terdampak pandemi. 

“Kurban didistribusikan kepada warga pra sejahtera, panti asuhan, dan pesantren yang terdampak pandemi di seluruh kecamatan yang ada di Jakarta Pusat. Total penerima mencapai 1.000 kepala keluarga,” kata Fuad. []