Kebaikan Dermawan Bantu Sidik Miliki Anus Normal

Selama 11 tahun, Sidik tidak bisa BAB secara alami karena tidak memiliki lubang anus. Namun, atas kebaikan dermawan, Sidik dapat menjalani operasi pembuatan lubang anus.

Kebaikan Dermawan Bantu Sidik Miliki Anus Normal' photo

ACTNews, TASIKMALAYA - Sejak lahir, kantong kolostomi selalu tersemat di perut Sidik (11) karena tubuhnya tidak memiliki anus. Segala ikhtiar dilakukan agar Sidik memiliki saluran pembuangan tersebut. Misalnya saja, pada 2008, Sidik menjalani operasi pembuatan lubang anus di RSHS Bandung. Namun karena keterbatasan ekonomi, operasi tidak dilakukan sampai selesai. Akibatnya, selama tujuh tahun lamanya Sidik BAB melalui lubang kolostomi yang ada di perut sebelah kirinya.

Karena tidak dilakukan tindakan apa pun, lubang anus yang dibuat tersebut menutup kembali. Kondisi ini mengharuskan Sidik melaksanakan operasi pembuatan lubang anus kembali. Keluarga Sidik lantas bersyukur ketika Tim Mobile Social Rescue (MSR)-ACT Tasikmalaya memberi pendampingan medis untuk Sidik.

Sidik sudah mulai melakukan pengobatan dan proses pemeriksaan medis sejak awal September lalu. Selasa (10/9), Sidik lanjut menjalani operasi pembuatan lubang anus di Rumah Sakit Margono Soekarjo. 

Fauzi Ridwan dari Tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) sekaligus menjadi pendamping Sidik mengatakan, operasi pembuatan lubang anus Sidik berjalan lancar. “Alhamdulillah prosesnya cepat dan lancar, insyaallah kami akan mengikuti arahan tim medis sampai pada tahap Sidik benar-benar bisa BAB secara normal,” terang Fauzi. 

Keluarga Sidik sangat berterima kasih kepada seluruh dermawan yang telah membantu proses pengobatan Sidik sampai pada tahap operasi. “Alhamdulillah saya sangat berterima kasih kepada dermawan dan ACT yang telah membantu proses pengobatan anak saya, sangat bersyukur banget. Mohon doanya juga mudah-mudahan bisa melewati proses medis dengan lancar,” ungkap Yuli, ibunda Sidik. []

Bagikan