Kebaikan Sahabat Dermawan Kembali Hadirkan Sumur Wakaf di Al Nusairat Gaza

Al-Nusairat merupakan salah satu kota dengan jumlah penduduk yang besar di Jalur Gaza dan termasuk miskin karena tidak memiliki proyek pembangunan. Selama ini warga Al-Nusairat kekurangan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah satu warga di Al Nusairat menggunakan air Sumur Wakaf untuk berwudu. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Sumur wakaf dari dermawan Indonesia kembali hadir Al Nusairat, Gaza, Palestina. Sumur ini mengalirkan air untuk 1.570 keluarga yang selama ini tidak bisa mengakses air bersih. Al-Nusairat merupakan salah satu kota dengan jumlah penduduk yang besar di Jalur Gaza dan termasuk miskin karena tidak memiliki proyek pembangunan. Selama ini warga Al-Nusairat kekurangan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Kekurangan air bersih di Al Nusairat membuat warga harus membeli air atau mengambil air di sumur yang jauh dari pemukiman. Sumur Wakaf dibangun Aksi Cepat Tanggap di Wilayah ini  untuk merespons kondisi.

Said Mukaffiy dari Global Humanity Response-ACT menjelaskan, Sumur di Al Nusairat dikerjakan selama kurun waktu 15 Februari hingga 7 Maret lalu. Sumber air dibangun menggunakan teknologi pipa canggih dengan kedalaman 52 meter dan kolom air sebesar 20 meter. Sumur ini berkapasitas 40.000 liter per jam.

“Semoga dengan kehadiran sumur ini, kebutuhan air di bulan Ramadan bisa terpenuhi,” ujar Said. Kedepan, Aksi Cepat Tanggap masih akan melakukan pengeboran sumur di beberapa lokasi di Gaza..[]