Kebakaran di Pulau Sebuku, 270 Keluarga Kehilangan Rumah

Berdasarkan informasi warga, awal mula titik api berasal dari rumah yg sedang ditinggal pemiliknya di RT 1. Sekira pukul 20.00 WITA, api merambat dengan cepat hingga membakar rumah warga yang rata-rata terbuat dari kayu.

Kebakaran di Pulau Sebuku, 270 Keluarga Kehilangan Rumah' photo
Kebakaran di Desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menghanguskan sekitar 200 dari 300 rumah warga. (ACTNews/Fathoni)

ACTNews, KOTABARU - Kebakaran melanda Desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (23/11) malam.  Api menghanguskan sekitar 200 dari 300 rumah warga. Akibatnya, sekitar 270 keluarga kehilangan tempat tinggal mereka.

Berdasarkan informasi warga, awal mula titik api berasal dari rumah yg sedang ditinggal pemiliknya di RT 1. Sekira pukul 20.00 WITA, api merambat dengan cepat hingga membakar rumah warga yang rata-rata terbuat dari kayu. Api baru dapat dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 03.00 WITA pada Ahad (24/11).

Hamas Al Qosam dari tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-ACT Kalsel yang ikut membantu memadamkan api menuturkan, tim relawan sempat mengalami kendala dalam pemadaman. Alasannya, selain tidak adanya BPK setempat, atap rumah warga kebanyakan tersusun dari bahan kayu sirap dan seng. "Hal itu menyebabkan air sulit turun ke bagian dalam rumah," terang Hamas.

Hingga Senin (25/11), warga terdampak tinggal di pengungsian yang berada di Kantor Kecamatan Pulau Sebuku. Warga sangat membutuhkan bahan pangan, pakaian, selimut, perlengkapan bayi, perlengkapan wanita, dan terpal. “Hampir semua warga tidak bisa menyelamatkan harta benda mereka akibat api yang merambat dengan cepat,” imbuh Hamas.

Memaksimalkan ikhtiar, ACT Kalsel kembali mengirimkan personel ke Pulau Sebuku pada Ahad malam. "Total ada empat orang yang dikirimkan agar penyaluran bantuan bisa segera dimaksimalkan. Dalam fase tanggap darurat, kecepatan menjadi penting. Insyaallah ACT siap membersamai warga terdampak bencana untuk bangkit kembali," ujar Kepala Cabang ACT Kalsel Zainal Arifin..

Zainal juga menyampaikan terima kasih kepada warga Kalsel yang telah menitipkan donasi sejak Ahad (24/11) kemarin. ACT Kalsel terus mengajak warga Kalimantan Selatan dan sekitarnya untuk meringankan beban saudara di Sebuku melalui rekening BNI Syariah 88-00000-490  dan Bank Kalsel 001-001-200-1980 atas nama Aksi Cepat Tanggap. Tak hanya donasi berupa uang, ACT juga menerima donasi berupa natura dan kebutuhan pokok untuk dikirimkan langsung ke wilayah terdampak bencana kebakaran. []

Bagikan