Kebakaran Hutan Kalimantan Semakin Meluas

Berdasarkan Monitoring Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, per 31 Agustus – 6 September 2019, 2.036 titik panas terdeteksi di Pulau Kalimantan.

Kebakaran Hutan Kalimantan Semakin Meluas' photo

ACTNews, BANJARMASIN – Pulau Kalimantan menjadi salah satu wilayah yang memiliki titik panas terbanyak kebakaran hutan tahun ini. Dari lima provinsi yang ada di Pulau Kalimantan, Kalimantan Barat tercatat memiliki titik panas terbanyak sebanyak 888 titik, disusul Provinsi Kalimantan Tengah 877 titik, per 7 September 2019.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kelima provinsi di Kalimantan tahun 2019 mencapai lebih dari 16 ribu hektar. Kebakaran hutan berdampak pada lingkungan dan kesehatan.

"Karhutla merupakan salah satu dampak dari kekeringan yang melanda Kalimantan. Hampir semua wilayah terdapat titik api. Hal ini harus menjadi tanggung jawab kita semua," ujar Kepala Cabang ACT Kalimantan Selatan (Kalsel) Zainal Arifin.

Lebih lanjut Zainal menerangkan bahwa ACT Kalsel siap berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk memberikan bantuan. Sejak Agustus lalu, ACT Kalsel telah berikhtiar merespons dampak karhutla dengan membentuk tim cepat tanggap. “Program yang dijalankan adalah pembagian masker dan pemadaman api," terang Zainal.


ACT Kalsel, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Emirat, dan BPK Target telah bergerak sejak Agustus lalu untuk merespons dampak karhutla. Aksi pemadaman telah dilakukan di beberapa lokasi di Kalimantan Selatan, yaitu Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Tanah Laut, hingga ke Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah. Tim juga berbagi masker di MAN Palangka Raya.

"Insyaallah tim akan bergerak berbagi masker di Kota Banjarbaru. Kami juga akan memberikan edukasi tentang bahaya asap ke warga terdampak asap," pungkas Zainal.

Dua pekan lalu, Selasa (20/8), tim ACT dan MRI Kalsel turut membantu pemadaman Karhutla bersma tim gabungan BPBD, TNI, dan relawan lainnya. []

Bagikan