Keberkahan Iduladha di Tengah Kemiskinan Somalia

Di Baidoa, Somalia, kemiskinan menjadi wajah kota. Pengungsi internal yang mendominasi kota ini mengaku biasanya melewati momen Lebaran Kurban apa adanya, tanpa sajian daging. Namun tidak pada Iduladha 2018, tatkala potongan-potongan besar daging kurban mengisi dapur kecil mereka.

Keberkahan Iduladha di Tengah Kemiskinan Somalia' photo

ACTNews, BAIDOA - Menyambangi Tanduk Afrika, Somalia, setiap tahunnya krisis masih tampak sama. Kemiskinan, ketegangan konflik, dan ratusan ribu pengungsi masih mendominasi kondisi di hampir semua wilayah Somalia.  

Kala itu hari kedua Lebaran Kurban di Somalia, saatnya tim Global Qurban kembali membawa keberkahan Iduladha dari Indonesia. Berangkat dari Mogadishu, tim bergerak jauh sampai ke kamp pengungsian penuh debu di pelosok Somalia. Ialah Baidoa, kota penting di Provinsi Bay, yang mayoritas populasinya adalah pengungsi internal pencari suaka. 

Di Baidoa, kemiskinan juga menjadi wajah kota. Tempat tinggal pengungsi internal Baidoa hanya terbuat dari tenda terpal, juga pondasi yang berasal dari ranting pepohonan. Belum lagi kondisinya yang gersang, debu di mana-mana, menyerang pernapasan para pengungsi setiap kali angin berhembus kencang. 


Untuk ribuan pengungsi di Baidoa, lebih kurang 300 sapi kurban disembelih. Dagingnya dibagikan ke empat kamp pengungsian di empat sisi Baidoa yang berbeda. Keempat kamp pengungsian itu antara lain Oomane, Xannanol, Towfiq, dan Wasiila. 

Menilik kembali ingatan setahun silam, masing-masing kamp pengungsian punya cerita muram yang sama. Kebanyakan mengaku merayakan Lebaran Kurban apa adanya. Kacang-kacangan dan sayuran menjadi menu paling mudah didapat karena terjangkau harganya. Sedang sepotong-dua potong daging berarti kemewahan bagi warga Baidoa. 


“Bisa membeli sepotong daging dalam kondisi tanpa pekerjaan di Baidoa, adalah hal mustahil. Tapi hari ini kami bahagia, datang daging kurban ini dari masyarakat Indonesia. Titipkan salam kami untuk saudara muslim kami di Indonesia. Semoga bahagia ini sampai ke Jannah,” cerita Khadija (40), seorang ibu asal Kamp Oomane. 

Antara Indonesia dan Somalia

Melalui Global Qurban, koneksi antara Indonesia dengan 99 persen lebih muslim di Somalia tidak pernah putus. Iduladha tahun lalu, lebih dari 1.200 sapi kurban, amanah dari masyarakat Indonesia, disembelih di Somalia. Amanah itu membawa keberkahan Iduladha untuk setiap warga yang menerima daging kurbannya.