Kedermawanan Bantu Annisa untuk Terus Bersekolah

Rendahnya penghasilan dan tingginya kebutuhan keluarga membuat Tri sulit membiayai pendidikan Annisa. Oleh karena itu, ACT Solo bersama MRI Klaten memberikan bantuan pendidikan untuk Annisa melalui program Uang Saku Pendidikan (USP).

ACTNews, KLATEN - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Solo dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Klaten kembali berikan bantuan pendidikan untuk siswa yang membutuhkan di daerah Klaten, Sabtu (3/8). Penerima manfaat itu ialah Annisa, salah satu siswa dari SD Negeri 3 Kuncen. 

Annisa merupakan  putri dari bapak Tri Macho (32) yang berprofesi sebagai buruh harian lepas dan berpenghasilan di bawah UMK. Tri bertanggung jawab menghidupi 5 orang dalam satu atap di rumahnya, yaitu istri, 2 orang anak, saudara kandung, dan orang tua perempuannya yang mengidap kanker mata. Rendahnya penghasilan dan tingginya kebutuhan keluarga membuat Tri sulit membiayai pendidikan Annisa.  

“Bapaknya sempat sakit dan tidak bekerja sehingga buku LKS Dek Annissa belum bisa terbayarkan. Saat asesmen, adik Dek Annisa yang masih balita sedang sakit, sehingga uang orang tua digunakan untuk memeriksakan adiknya. Makanya orang tuanya belum bisa membayar dan membeli seragam sekolah untuk Annisa,” terang Sindi Aulia Sari selaku dari Tim MRI Klaten.

Oleh karena itu, ACT Solo bersama MRI Klaten menyalurkan amanah para dermawan berupa bantuan pendidikan untuk Annisa melalui program Uang Saku Pendidikan (USP). Bantuan ini berupa pemenuhan kebutuhan sekolah seperti pelunasan dan pembelian seragam sekolah, pembayaran buku LKS yang sudah menunggak lama, dan pemenuhan perlengkapan alat tulis menulis. ujar Ardiyan. 

Ia menambahkan, program Uang Saku Pendidikan (USP) ini sudah berjalan masif. MRI yang merupakan bagian dari ACT terus berupaya merespons masalah kebutuhan pendidikan seperti kasus Annisa. 

“Program ini (USP) akan terus berjalan untuk menopang pendidikan siswa di pelosok daerah. Kami juga berusaha menjangkau setiap daerah yang memiliki siswa yang sangat membutuhkan,” terang Ardiyan dari Tim Program ACT Solo. []