Kelaparan Capai Level Terburuk di Nigeria dalam Lima Tahun Terakhir

WFP menyatakan kondisi kelaparan di Nigeria telah mencapai level terburuk dalam lima tahun terakhir. Jumlah pengungsi internal melonjak tajam dan sangat butuh bantuan kemanusiaan.

kelaparan akut nigeria
Kelaparan akut melanda warga dan pengungsi internal Nigeria. (WFP/Siegfried Modola)

ACTNews, NIGERIA – Program Pangan Dunia (WFP) menyatakan bahwa pada 2021 ini Nigeria mencapai kasus kelaparan akut terburuknya dalam lima tahun terakhir. Hal ini terjadi karena bantuan kemanusiaan yang hadir untuk Nigeria, disebut WFP, kian menurun tiap tahunnya.

Negara dengan jumlah penduduk yang hampir separuhnya muslim tersebut, tengah menghadapi krisis pangan imbas konflik berkepanjangan. Membuat para petani takut meladang, dan menyebabkan produk pangan dari sektor pertanian anjlok.

Situasi pun diperburuk dampak Covid-19 dalam sosial-ekonomi. Harga pangan naik sementara jumlahnya terbatas. Hal ini pun memicu banyak warga Nigeria berubah status menjadi pengungsi internal karena mereka melakukan perjalanan jauh untuk sekadar mencari pangan dan keamanan.

Diperkirakan, jumlah pengungsi internal meningkat hingga dua juta orang pada September 2021. Jumlah tersebut menjadi tonggak sejarah suram bagi Nigeria. Analisis ketahanan pangan menunjukkan bahwa 4,4 juta warga di timur laut Nigeria tidak tahu dari mana makanan mereka mendatang berasal.

Selain itu, lebih dari 1 juta anak dilaporkan juga mengalami malnutrisi akut. Mereka sangat membutuhkan bantuan pangan segera untuk bisa bertahan hidup. Banyak ibu yang harus menempuh perjalanan panjang hanya untuk mendapatkan satu plastik kecil bantuan makanan yang akan habis hari itu juga.[]