Keliling Beit Lahia, Humanity Food Truck Bagikan Iftar Gratis

Armada Humanity Food Truck kali ini berkeliling di wilayah Beit Lahia, Gaza Utara. Ratusan makanan siap saji diberikan secara gratis untuk warga miskin di sana.

food truck palestina
Humanity Food Truck hadir di Beit Lahia untuk membagikan paket iftar gratis. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Humanity Food Truck milik Aksi Cepat Tanggap (ACT) pada Jumat (22/4/2022) sore hari, melaju di sejumlah ruas jalan di Gaza Utara. Kedatangan armada yang memiliki dapur modern di dalamnya ini, bermaksud membagikan 450 paket iftar gratis untuk warga miskin Palestina di salah satu kegubernuran Gaza yang juga banyak dihuni oleh pengungsi internal tersebut.

Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Network ACT menjelaskan, ratusan warga miskin di Beit Lahia menerima makanan siap saji yang berisi nasi briyani, daging ayam, tiga kurma, jus buah, yogurt dan air mineral. Makanan-makanan tersebut, dikatakan Said, dibuat langsung oleh juru masak dari tim ACT Palestina, di dalam Humanity Food Truck.

"Juru masak di sana selalu mengutamakan kebersihan ketika memasak, sehingga makanan yang dihasilkan pun terjamin mutunya. Usai makanan siap, kemudian para relawan akan membagikan makanan tersebut langsung ke rumah-rumah para penerima manfaat," jelas Said, Selasa (26/4/2022).

Lebih lanjut, Said mengatakan Humanity Food Truck yang digunakan dalam aksi kali ini, merupakan armada yang baru diresmikan pada Ramadan tahun ini. Saat ini, disebut Said, total sudah ada tiga armada Humanity Food Truck yang beroperasi di Palestina.

"Armada ini bisa hadir berkat sedekah Sahabat Dermawan untuk warga Palestina. Di mana warga Gaza amat teraniaya imbas blokade belasan tahun dan beberapa serangan udara dari zionis yang terjadi beberapa pekan terakhir. Insyaallah, truk ini mampu mengurangi penderitaan warga Gaza lewat bantuan makanan siap sajinya," kata Said

Ramadan ini, beberapa wilayah di Gaza Utara dan Gaza Selatan sempat menjadi sasaran serangan udara zionis Israel menyusul eskalasi di kompleks Al-Aqsa. Meski tidak ada korban jiwa yang tercatat, namun serangan tersebut membawa ketakutan pada masyarakat Gaza yang khawatir terulangnya agresi Israel seperti tahun lalu. []