Kembali Banjir, ACT Siagakan 7 Regu Penyelamat di Jabodetabek

Hujan yang mengguyur di sejumlah wilayah Jabodetabek pada Senin (24/2) malam menyebabkan banjir di sejumlah titik. Untuk merespons bencana ini, Tim Disaster and Emergency Response (DER) - ACT menyiagakan sejumlah tim penyelamatan untuk evakuasi.

Kembali Banjir, ACT Siagakan 7 Regu Penyelamat di Jabodetabek' photo
Tim DER - ACT sedang menyisir di satu wilayah Karawang. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA – Hujan dengan intensitas lebat kembali mengguyur sebagian wilayah Jabodetabek sejak Senin (24/2) malam. Akibatnya, beberapa titik juga tergenang banjir. Hingga pukul 9:14 WIB, data dari Petabencana.id menunjukkan 94 titik banjir di sekitar wilayah DKI Jakarta.

Semenjak Senin (24/2) lalu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini bagi tujuh daerah untuk bersiaga. Potensi hujan lebat, angin, kilat dan petir, akan bertahan hingga menjelang Selasa pagi.

"Memang statusnya di wilayah Jawa, terkait kewaspadaan, hampir semua siaga. Termasuk daerah DKI Jakarta hari ini dan besok (25/2). Begitu juga dengan Jawa Tengah dan Jawa Timur," kata prakirawan BMKG Ida Pramuwardani, Senin kemarin dikutip dari Antara. Sebanyak 7 wilayah yang dimaksud yakni Bengkulu, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. 

Merespons banjir, Tim Disaster and Emergency Response (DER) – ACT) turun ke sejumlah titik terdampak untuk bersiaga dan evakuasi. Tim menurunkan tujuh regu di sejumlah titik terdampak.


Kondisi banjir di Petamburan, Jakarta Pusat, pagi ini yang telah mencapai dada orang dewasa. (ACTNews)

“Kita menurunkan 7 regu dan puluhan personel di beberapa titik terdampak. Di antaranya ada di Karawang dan Bekasi, di Kecamatan Cipinang, Tanah Abang, Bidara Cina, dan Jakarta Barat,” ungkap Kusmayadi selaku Komandan Tim DER – ACT pagi ini.

Regu-regu ini yang nantinya akan akan terus memantau perkembangan banjir di lokasi terdampak. Selain dari penyisiran, evakuasi juga akan dilakukan dari informasi yang didapatkan oleh Tim DER-ACT.

“Insyaallah, informasi wilayah Jabodetabek juga telah kami pantau sejak tadi malam (24/2). Jika ada wilayah yang mendesak juga untuk dievakuasi berdasarkan informasi dari masyarakat, kami juga berusaha untuk bisa membantu,” kata Kusmayadi. []


Bagikan