Kepedulian Mahasiswa UNIGA untuk Warga Terdampak Bencana Asap

Mahasiswa UNIGA menyerahkan langsung hasil penggalangan donasi lebih dari Rp 10 juta kepada ACT Tasikmalaya, Sabtu (28/09). Donasi tersebut merupakan hasil dari empat hari penggalangan.

Kepedulian Mahasiswa UNIGA untuk Warga Terdampak Bencana Asap' photo
Mahasiwa Fakultas MIPA bekerja dan organisasi-organisasi mahasiswa yang ada di UNIGA berfoto usai menggalang donasi untuk warga terdampak kabut asap. (ACTNews)

ACTNews, TASIKMALAYA - ACT Tasikmalaya kembali menerima amanah bantuan untuk bencana kabut asap dari Universitas Garut (UNIGA). Dampak signifikan bencana kabut asap yang terjadi di Sumatra dan Kalimantan membuat rekan-rekan mahasiswa Universitas Garut tergerak untuk menyuarakan kepedulian melalui penggalangan dana.

Penggalangan dana ini diinisiasi oleh mahasiswa Fakultas MIPA yang bekerja sama dengan organisasi-organisasi mahasiswa yang ada di UNIGA. “Yang terlibat kebanyakan mahasiswa dan aktivis dari Himpunan Mahasiswa Farmasi dan BEM Fakultas MIPA UNIGA. Jadi kita bekerja sama dengan para organisator di kampus,” ungkap Andi Permana sebagai Ketua BEM Kampus UNIGA, Rabu (2/10). 

Adapun tempat-tempat yang menjadi pusat penggalangan dana yaitu berada di Alun-Alun Tarogong, sekitar kampus UNIGA, dan Alun-Alun Garut. “Banyak mahasiswa yang ikut turun untuk menyuarakan kepeduliannya. Dosen di lingkungan kampus pun terlibat dalam penggalangan dana ini,” lanjut Andi.

Mahasiswa UNIGA menyerahkan langsung hasil penggalangan donasi lebih dari Rp 10 juta kepada ACT Tasikmalaya, Sabtu (28/09). Donasi tersebut merupakan hasil dari empat hari penggalangan. 

Diakui Andi, partisipasi mahasiswa UNIGA dalam penggalangan bantuan itu cukup besar. Kepedulian para mahasiswa menjadi bukti bahwa mereka tidak fokus menyalahkan keadaan, namun memberikan solusi langsung yang dapat bermanfaat untuk masyarakat terdampak. 

“Ya ini mungkin langkah kecil kami dari mahasiswa FMIPA UNIGA, mudah-mudahan bisa meringankan beban saudara-saudara di sana. Semoga kabut asapnya cepat hilang dan semoga Allah turunkan hujan di sana. Pun dengan ACT sebagai pihak yang menyampaikannya selalu sehat dan salam dari kami, mahasiswa FMIPA UNIGA untuk saudara-saudara kita di Kalimantan dan Sumatra, ” pungkas Andi. []

Bagikan