Kepergian Gunadi Bersama Nanggala-402 Menyisakan Duka Bagi Sunaryo

KLS Isy Gunadi wafat bersama dengan tenggelamnya KRI Nanggala-402 di perairan utara Bali beberapa waktu lalu. Kepergiannya ini jelas membawa duka bagi keluarga, khususnya sang ayah Sunaryo.

1
Tim ACT berfoto bersama Sunaryo, ayah KLS Isy Gunadi di Bantul. (ACTNews)

ACTNews, BANTUL “Kalau saya ya berat. Wong kerjanya cuma buruh kok. Kakaknya (Gunadi) itu yang membiayai kuliah adiknya yang sekarang mengerjakan tugas akhir skripsi.”

Begitulah sedikit penggalan cerita yang Sunaryo (48) sampaikan kepada tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) saat mengenang anaknya, KLS Isy Gunadi Fajar Rahmanto (28), satu dari 53 kru KRI Nanggala-402, Rabu (5/5/2021). Ia mengatakan, sejak Gunadi menjadi prajurit TNI AL, anak sulungnya itu rutin mengirimkan uang untuk kebutuhan adiknya yang sekarang tengah menempuh semester akhir di UIN Yogyakarta.

Warga Pundong, Bantul itu begitu kehilangan sosok Gunadi, sang anak yang pada tahun 2014 lalu diterima menjadi prajurit TNI AL. Kepergiannya begitu membawa kesedihan. Apalagi selama ini tak setiap hari Sunaryo bisa melihat Gunadi yang berdinas di Surabaya. Meski begitu, hampir tiap dua pekan sekali atau ketika kapal selam sedang tak melakukan operasi, Gunadi pulang ke Bantul untuk bertemu keluarganya.

“Lebih dari dua tahun terakhir ini bergabung di KRI Nanggala-402, biasanya anak saya enggak ikut kapal, keseharinya mengantar komandan. Tapi kemarin (hari kejadian tenggelam) sempat izin ikut latihan perang karena ada salah satu kru yang cuti, jadi anak saya menggantikan, biar lebaran anak saya bisa ambil cuti juga karena istrinya sebentar lagi mau melahirkan,” ungkap Sunaryo yang juga menceritakan anaknya yang pernah menempuh pendidikan kapal selam selama hampir sembilan bulan.

Kini, sosok KLS Isy Gunadi akan selalu dikenangan dan menjadi kebanggaan keluarganya karena wafat di tengah tugas yang mulia. ACT pun turut berduka cita atas kepergian salah satu prajurit terbaik ini. Takziah dilakukan sembari menyerahkan bantuan pangan kepada keluarga Almarhum KLS Isy Gunadi.

“Keluarga besar ACT menyampaikan rasa bela sungkawa atas kepergian KLS Isy Gunadi beserta 52 kru lain Nanggala-402. Mereka pergi dalam misi yang mulia dan kini terus berpatroli dalam keabadian,” ungkap Syamsul Huda, Kepala Cabang Bantul.[]