Kerja Ekstra Anto Demi Nafkahi Buah Hati

Semenjak menjadi ayah tunggal untuk tiga orang anak, Afrianto Khatib (51) mesti bekerja ekstra. Dua tahun belakangan selepas bekerja di siang hari, ia juga berjualan makanan di malam hari.

bantuan modal padang
Anto membuka lapak kecil di depan rumah orang tuanya untuk berjualan makanan. (ACTNews)

ACTNews, PADANG – Afrianto Khatib (51), terharu saat pendamping dari Global Wakaf-ACT datang ke rumah tempat ia tinggal di Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Pria yang akrab disapa Anto ini, bersyukur sebab diberikan kesempatan untuk mendapatkan bantuan melalui program Wakaf UMKM.

“Saya sangat berterima kasih sekali karena dipercaya untuk modal usaha ini. Semoga dengan apa yang saya dapatkan ini menjadi berkah dan usaha saya bisa meningkat, " harap Anto pada kunjungan Jumat (18/6/2021) lalu.

Semenjak menjadi ayah tunggal lima tahun lalu, Anto memang harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Setiap hari, ia menjadi relawan petugas kebersihan di taman salah satu fasilitas umum yang ada di Kota Padang.

Gaji sebesar Rp1 juta yang didapat Anto belum bisa memenuhi kebutuhan keluarga. Ia pun pada malam hari kembali mencari nafkah dengan membuka kedai kecil depan rumah orang tuanya. Hasil berjualan mi instan, kopi, teh, dan teh telur menjadi tambahan penghidupan Anto sejak dua tahun yang lalu.

Pekerjaan kedua ini telah dilakoni Anto dua tahun belakangan, sebab kebutuhan biaya hidup dirinya dan anak-anak semakin mendesak. Ditambah saat pandemi ini, keadaan serba sulit. Sehingga Anto mesti bekerja ekstra dari pada hari-hari normal.

Muhammad Roosli Silalahi dari Tim Global Wakaf-ACT Padang menerangkan, Global Wakaf-ACT berikhtiar mendukung semangat Anto dengan bantuan modal usaha. “Kendala pak Anto saat ini hanyalah keterbatasan modal, sehingga dagangannya tidak begitu beragam. Sebab itu, kita ikhtiar dengan memberikan bantuan modal,” kata Roosli.

Selain untuk Anto, pada hari itu Wakaf UMKM juga memberikan bantuan modal untuk 15 orang pelaku usaha lain. Roosli berharap, kehadiran bantuan modal usaha ini dapat terus meluas di Padang, sehingga dapat menjangkau lebih banyak UMKM yang membutuhkan.[]