Kesan Saat Mengajar Pantik Suganda Mengabdikan Diri Menjadi Pendidik

Sugandaindra menjadikan mengajar sebagai pekerjaan sampingan saat kuliah. Tetapi kesan saat mengajar membuat Suganda mengabdikan dan mengembangkan diri secara total di dunia pendidikan sejak saat itu.

bantuan guru honorer
Suganda telah mengabdikan diri menjadi guru honorer sejak tahun 2005. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN TANGERANG – Sejak masih kuliah, Sugandaindra telah membiayai diri sendiri dengan bekerja di sebuah pabrik. Selain itu di saat akhir pekan, ia menyempatkan diri mengajar di sebuah sekolah yang mengadakan kegiatan belajar tambahan di hari Ahad.

“Tetapi sempat juga berhenti menjadi guru, karena pengurus yayasan tempat saya mengajar saat itu berganti. Saat masa kepengurusan yang baru, kegiatan belajar tambahan pada hari Ahad itu ditiadakan,” cerita Suganda kepada Tim Global Zakat-ACT Kabupaten Tangerang.

Saat berhenti mengajar, Suganda merasa tidak menemukan semangat lagi ketika ia bekerja. Tetapi kesan saat mengabdikan diri dalam dunia pendidikan, terus melekat dalam diri Suganda. Perkembangan diri sebagai seorang guru pun perlahan ia rasakan.

Karena itu Suganda memilih menjadi guru honorer sejak tahun 2005 lalu. Saat ini ia mengajar di sebuah madrasah milik ssalah satu pesantren di Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.


Suatu kali saat proses belajar mengajar berlangsung, Suganda mendapatkan pertanyaan yang cukup sulit sebagai seorang guru. Pertanyaan tersebut di luar apa yang ia ketahui. “Ini kita jadikan sebagai PR, ya! Kita akan sama-sama belajar,” ujar Suganda kepada murid tersebut.

Kejadian itu memantik Suganda untuk terus belajar, serta meningkatkan keilmuan yang ia miliki. Dengan niat tersebut, ia bahkan sampai saat ini masih menempuh pendidikan S2 yang sudah berjalan kurang lebih selama tiga bulan di salah satu perguruan tinggi di wilayah Tangerang.

Membersamai perjuangan Suganda, Global Zakat-ACT memberikan dukungan berupa bantuan pangan melalui program Sahabat Guru Indonesia. Selain Suganda, ada empat guru lain di madrasah tersebut yang mendapatkan bantuan serupa. Dengan program ini, harapannya bisa turut menyemangati, serta menularkan semangat kepada masyarakat luas untuk mendukung pengabdian para tenaga pendidik. []