Kesiapsiagaan ACT Madiun Merespons Rentetan Bencana di Tanah Air

Selain menggelar apel siap siaga bencana, ACT Madiun juga telah memberangkatkan sejumlah relawan ke Kalimantan Selatan untuk membantu proses evakuasi dan pendistribusian bantuan.

MRI Madiun mengikuti apel siaga bencana di kantor cabang ACT Madiun, Kamis (21/1/2021). (ACTNews)

ACTNews, MADIUN – ACT bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Madiun menggelar apel siaga bencana pada Kamis (21/1/2021) sebagai respons terhadap tingginya frekuensi bencana di tanah air. Di awal tahun ini, Indonesia mengalami ujian bencana yang cukup banyak, mulai dari jatuhnya maskapai pesawat, banjir bandang, tanah longsor dan gempa, dan beberapa gunung berapi yang mengalami erupsi. 

“Apel ini ditujukan untuk bersiap siaga dalam menghadapi rentetan bencana di tanah air. Sebagai pekerja kemanusiaan yang aktif di ranah kebencanaan, kita dituntut untuk tetap siaga dalam menghadapi bencana dan langsung membantu saudara-saudara kita jika sewaktu-waktu bencana besar melanda. Insyaallah ini akan menjadi ladang kebaikan,” ujar Wahyu Sulistianto Putro, Kepala Cabang ACT Madiun, Kamis (21/01/2021).

Sejak Kamis lalu, ACT Madiun telah memberangkatkan sejumlah relawan ke Kalimantan Selatan untuk membantu proses evakuasi dan pendistribusian bantuan. Relawan yang berangkat dilengkapi peralatan penyelamatan dan APD untuk memudahkan proses evakuasi dengan mematuhi protokol kesehatan. 

Selain mengirimkan relawan ke lokasi bencana, ACT Madiun juga membuka Lumbung Peduli Kapal Kemanusiaan untuk menampung bantuan pangan dan logistik. Bantuan ini akan dilayarkan Kapal Kemanusiaan Kalimantan Selatan pada Sabtu (31/1/2021) dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

“Bagi warga Madiun yang ingin mengirim bantuan untuk saudara-saudara kita di Kalsel, bisa ditaruh di Lumbung Peduli Kapal Kemanusiaan di kantor cabang ACT Madiun di Jalan Thamrin. Kami menargetkan 1.000 ton bantuan pangan, logistik, dan obat-obatan yang dihimpun dari berbagai wilayah di DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,” pungkas Wahyu.