Keterbatasan Fisik Bukan Halangan Sarijo Mengabdikan Diri kepada Masjid

Semenjak kecelakaan tiga tahun lalu, kaki Sarijo sulit untuk beraktivitas maksimal seperti sediakala. Tetapi keterbatasan tersebut tidak menjadi penghalang Sarijo untuk terus mengabdikan dirinya untuk rumah Allah.

bantuan lansia kulon progo
Selain mengurus masjid dan ternak, sering juga Sarijo membantu tetangga mencari bambu dan kayu. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN KULON PROGO – Keseharian Sarijo sederhana. Kegiatan dia ialah mengabdikan diri menjadi marbut di Masjid Al-Ikhlas, yang berada di samping rumahnya di Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo. Setiap pagi dan sore ia membersihkan dan merapikan masjid.

“Meski tidak dibayar, Pak Sarijo sangat senang menjalani aktivitasnya sebagai marbut masjid, bahkan beliau sudah mengabdi sampai sekitar 12 tahun. Sementara selain menjadi marbut, Sarijo juga beternak kambing,” ujar Imam Afandi Baharudin dari Tim Program Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kulon Progo pada Kamis (2/6/2022).

Nahas sekitar tiga tahun lalu, Sarijo jatuh dari atap masjid karena tersetrum ketika sedang membenarkan kabel listrik. Tulang panggul Sarijo patah, menjadikan kaki kanannya lebih panjang dan kaki kiri sering terasa nyeri jika digunakan.


Sarijo sudah menjadi marbut sekitar 12 tahun. (ACTNews)

Kecelakaan itu mengharuskan Sarijo menggunakan dua tongkat untuk berjalan. Sebanyak 18 ekor kambing yang ia pelihara terpaksa dijual untuk biaya pengobatan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari karena tidak bisa lagi bekerja.

“Kini hanya tersisa tiga ekor kambing. Dengan kondisi kaki yang pincang, Pak Sarijo tak lagi bisa beternak. Sisa kambing yang ada dirawat oleh sang istri. Pak Sarijo biasanya membantu memberikan pakan,” jelas Imam.


Meski sekarang tidak banyak aktivitas yang bisa ia lakukan, Sarijo tak ingin hanya berdiam diri. Ia tetap mengerjakan rutinitasnya setiap pagi dan sore membersihkan masjid. Sering juga Sarijo membantu tetangga mencari bambu dan kayu. Ia biasa membawa bambu dengan meletakkan sebilah bambu di pundak, dan jika nyeri pada kakinya sedang kambuh ia membawa bambu dengan menyeretnya di tanah. Apapun dikerjakannya asalkan tidak hanya berdiam diri di rumah.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengajak Sahabat Dermawan untuk turut mendukung kerja keras Sarijo. ”Melalui program Indonesia Sayangi Lansia, kami berharap Sahabat Dermawan sekalian dapat ikut meringankan pemenuhan kebutuhan Pak Sarijo saat ini,” pungkas Imam. []