Keterbatasan Tak Halangi DMI Mojokerto Berbagi

Menggunakan motor yang sudah dimodifikasi menjadi tiga roda, anggota Difable Motorcycle Indonesia Mojokerto bersama ACT mengantarkan paket pangan untuk yatim yang ditinggal wafat orang tua karena Covid-19.

ACT Mojokerto
Acara pelepasan pendistribusian OPG di Mojokerto yang didukung DMI. (ACTNews)

ACTNews, MOJOKERTO – Hampir dua tahun Covid-19 mewabah di Indonesia dan hingga kini belum terlihat adanya tanda-tanda akan usai. Kasus baru masih saja ditemukan, begitu juga jumlah jiwa yang wafat kian bertambah. Kehilangan pun dirasakan bagi mereka yang ditinggalkan, tak mengenal usia, anak-anak pun banyak yang menjadi yatim, piatu bahkan yatim piatu karena orang tuanya terpapar virus mematikan ini, jumlahnya mencapai ribuan.

Berangkat dari kondisi inilah yang kemudian membawa Aksi Cepat Tanggap (ACT) berikhtiar mendampingi anak-anak ini. Melalui beberapa cabang, bantuan telah diserahkan. Termasuk di Mojokerto yang bekerja sama dengan Difable Motorcycle Indonesia atau DMI. Pada Jumat (24/9/2021), bantuan tersebut diantar lansung oleh anggota DMI.

“Teman-teman dari DMI sangat luar biasa. Di tengah keterbatasannya, mereka masih memiliki keinginan membantu saudara,” ungkap Kepala Cabang ACT Mojokerto Wahyu Sulistianto Putro.

Sasaran dari bantuan berupa paket pangan ini sendiri ialah anak yang ditinggal wafat orang tuanya di sekitar Mojokerto. Jumlah paket yang dibagikan mencapai puluhan dan diantar langsung ke kediaman anak-anak.

“DMI Mojokerto pertama kali ini mengadakan kolaborasi dengan ACT dengan menghadirkan bantuan untuk anak yatim yang ditinggal wafat orang tuanya karena Covid-19. Harapannya, semoga ke depan dapat terus terjalin kolaborasi ini,” ujar Ketua DMI Mojokerto Suyadi.[]