Ketika Guru Semarakkan Hari Spesialnya di Panti Asuhan

Tak selalu para murid yang memberikan persembahan di Hari Guru Nasional. Seperti yang terlihat di Panti Asuhan Al-Khoiriyah pada Rabu (25/11) kemarin. Guru yang tergabung dalam Forum Sahabat Guru Indonesia memberikan hiburan bagi yatim yang diasuh di sana.

Ketika Guru Semarakkan Hari Spesialnya di Panti Asuhan' photo
Penyerahan hadiah ke salah satu yatim di panti asuhan dari guru yang tergabung dalam Forum sahabat Guru Indonesia Pangkal Pinang. (ACTNews)

ACTNews, PANGKALPINANG – Ada yang berbeda di Hari Guru Nasional tahun ini bagi guru-guru yang ada di Pangkal Pinang. Bukan hanya karena adanya pandemi Covid-19 yang mewabah di Indonesia, tapi juga tempat perayaan hari istimewa untuk guru ini. Bertempat di Panti Asuhan Al-Khoiriyah, Kota Pangkal Pinang, guru-guru yang tergabung dalam Forum Sahabat Guru Indonesia menyemarakkan satu hari spesial tersebut. Mereka menggelar hiburan bagi anak-anak yatim yang diasuh di tempat ini.

Bersama 30 anak yatim yang tinggal di Panti Asuhan Al-Khoiriyah, Para guru mengajak anak-anak bermain bersama. Dibagi dalam beberapa kelompok usia. Untuk anak-anak asuh usia TK dan SD diajak membuat karya berupa kolase gambar tentang guru. Sedangkan mereka yang telah usia SMP dan SMA diajak bermain ranking satu.

“Terima kasih kepada guru-guru yang telah merayakan Hari Guru Nasional di panti asuhan. Malah guru yang memberikan kebahagiaan untuk yatim di harinya ini. Semoga Allah memberikan kebaikan kepada kita semua,” ungkap Pembina Panti Asuhan Al-Khoiriyah Jumadi, Rabu (25/11) lalu.

Yatim yang tinggal di panti asuhan pun tampak antusias. Mereka aktif dalam setiap kegiatan yang digelar. Bahkan, di akhir acara, anak-anak memberikan apresiasi kepada guru yang telah menghibur dengan membuat lukisan bertuliskan "Selamat Hari Guru” serta puisi buatan mereka. Selain itu, ada juga bingkisan berupa bunga serta mug sebagai kenang-kenangan untuk guru.

Selain para guru yang menghibur yatim dan anak-anak yatim yang memberikan ucapan terima kasih ke guru, Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Bangka Belitung memberikan apresiasi ke guru. Apresiasi ini diberikan dalam bentuk paket pangan yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pangan dalam beberapa waktu ke depan.

“Apresiasi ini merupakan wujud nyata Global Zakat-ACT untuk terus mendampingi perjuangan guru,” ungkap Bobby Bagaskara dari tim Program ACT Bangka Belitung.

Forum Sahabat Guru Indonesia sendiri merupakan forum yang berisikan guru penerima biaya hidup dari Global Zakat. Melalui forum ini kemudian lahir berbagai inisiatif kebaikan-kebaikan lainnya. Forum ini pun tersebar di berbagai daerah, dengan begitu, kebaikan yang berawal dari dana zakat ini bisa terus meluas juga.[]