Ketika SPBU Wakaf Turut Mendukung Kegiatan Lembaga Pendidikan

Wakaf produktif dapat berbentuk banyak wujud dan berbagai peruntukkan. Seperti halnya Pondok Modern Darussalam Gontor dan Universitas Islam Indonesia yang memiliki SPBU yang dikelola oleh badan wakaf sebagai pendorong kemajuan pendidikan para murid.

spbu wakaf
Hasil dari SPBU ini nantinya akan bermuara kepada pemenuhan kebutuhan pendidikan pesantren dan biaya para santri. (Instagram SPBUgontor01)

ACTNews, PONOROGO, SLEMAN – Instrumen wakaf produktif dapat dijadikan sebagai pendukung berbagai aktivitas, salah satunya pendidikan. Seperti halnya wakaf produktif yang menopang Universitas Al-Azhar di Mesir. Badan Wakaf Al-Azhar sampai kini masih aktif menyokong dan mengelola harta wakaf yang diperuntukkan bagi beasiswa, asrama mahasiswa, dan kegiatan-kegiatan lainnya sesuai visi pendidikan kampus tersebut. 

Langkah ini juga dapat ditemukan di beberapa institusi pendidikan di Indonesia. Salah satu institusi pendidikan yang aktif menggerakkan wakaf yakni Pondok Modern Darussalam Gontor (PDMG). Aset wakaf di PDMG dikelola sepenuhnya di bawah koordinasi Badan Wakaf yang merupakan Lembaga tertinggi di Balai Pendidikan PDMG.

Lebih dari 29 aset usaha menjadi garda terdepan dalam pengembangan aset wakaf PDMG, salah satunya adalah SPBU Gontor. Hasil dari SPBU ini nantinya akan bermuara kepada pemenuhan kebutuhan pendidikan pesantren dan biaya para santri.

Situs resmi Badan Wakaf Indonesia (BWI) menjelaskan, SPBU yang dikelola PDMDG dimanfaatkan untuk menekan biaya pendidikan menjadi sangat murah atau bahkan gratis, namun tetap berkualitas. Juga untuk membiayai kehidupan bagi para pengajarnya, supaya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan bisa sampai kuliah ke Timur Tengah. Serta untuk menjamin kesehatan para pengajar dan keluarganya.

Langkah PMDG juga dijejaki Yayasan Badan Wakaf (YBW) Universitas Islam Indonesia (UII). YBW UII meresmikan SPBU di Nganggrung, Desa Sukoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman pada akhir tahun 2019 lalu.

"Usaha ini diorientasikan untuk pengembangan pendidikan yang ada di UII selain dari mahasiswa," kata Ketua Umum Pengurus YBW UII, Suwarsono Muhammad di sela-sela peresmian.

SPBU Nganggrung ini merupakan SPBU UII yang kedua, setelah pada tahun 2007 lalu, YBW UII juga membangun sebuah SPBU di Semarang, Jawa Tengah. Suwarsono mengatakan selain SPBU, YBW UII juga akan mengembangkan usaha lain baik di bidang kesehatan, perhotelan, perbankan, dan radio.

"Bidang-bidang usaha tersebut diorientasikan untuk mendukung kegiatan yayasan di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat," katanya.


Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun yang meresmikan SPBU UII menilai keberadaan SPBU ini dapat memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar. Sehingga mobilitas semakin mudah. "Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat harapannya dapat meningkatkan ekonomi kreatif di Sleman," ujar dia.

SPBU UII juga diharapkan dapat memberikan kesempatan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Hal tersebut dinilai penting agar ekonomi di sekitar SPBU juga mendapat dampak positif. “Kalau bisa SPBU ini mengakomodasi masyarakat sebagai karyawan. Minimal 80% karyawan diisi oleh warga sekitar," harapnya. []