Kilas Balik Ramadan 2020: Menemani Muslim Uighur di Turki dengan Bantuan Terbaik

Ramadan tahun lalu, bantuan kemanusiaan Sahabat Dermawan bisa hadir untuk muslim Uighur di Turki. Akankah Ramadan tahun ini kepedulian kembali hadir untuk mereka?

Ilustrasi. Anak-anak Uighur di Turki. (ACTNews)

ACTNews, ISTANBUL – Bulan-bulan berlalu dalam kalender hijriah, Ramadan akan datang dalam hitungan hari. Jika di Indonesia sebagian keluarga bisa menjalankan Ramadan dengan tenang, bangun di sepertiga malam untuk makan sahur, berpuasa 13 jam, dan berbuka dengan takjil favorit, bagi umat muslim korban konflik kemanusiaan, momen Ramadan harus dilalui dengan cerita lain. Salah satu kisah itu hadir dari muslim Uighur di Turki.

Saat bulan Ramadan, kondisi sebagian muslim Uighur tidak jauh berbeda dari hari-hari mereka biasanya. Di negara tempat mengungsi, diaspora Uighur kesulitan untuk mencari nafkah karena tidak memiliki visa kerja. Kebutuhan mereka pun ditunjang keluarga yang lebih mampu atau bantuan kemanusian. Takjil favorit belum tentu ada. Tidak ada harapan baju baru saat hari raya nanti.

Ramadan lalu, Aksi Cepat Tanggap  mengantarkan amanah dermawan berupa pangan, pakaian, dan zakat fitrah. Ada sedikit kudapan favorit atau baju baru untuk para pengungsi. Bantuan itu diharapkan bisa mendukung kesediaan keluarga Uighur dalam menjalani ibadah Ramadan.

“Kita berikhtiar terus memberikan dukungan kepada saudara yang membutuhkan, khususnya bagi mereka yang sedang mengungsi di negara lain, pada setiap Ramadan. Mereka tidak mampu bekerja dan tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response-ACT.

Ramadan tahun ini, ACT berikhtiar kembali mengirimkan bantuan kepada keluarga Uighur di Turki dalam jumlah yang lebih banyak. Beberapa bantuan tersebut diantaranya makanan untuk iftar, paket pangan, baju muslim anak, dan baju muslim dewasa. Mari dampingi langkah kemanusiaan ACT dalam Aksi Tanpa Batas membahagiakan saudara muslim di seluruh dunia.[]