Klinik Indonesia Siap Layani Warga Gaza

Semakin memasifkan bantuan untuk Palestina, Aksi Cepat Tanggap membuka Klinik Indonesia untuk Palestina (Indonesia Medical Clinic) di Gaza. Pusat layanan kesehatan itu mulai beroperasi Selasa ini.

Klinik Indonesia untuk Palestina tengah disiapkan relawan Aksi Cepat Tanggap di Gaza. Obat-obatan, aliran listrik, dan peralatan medis mulai dipasang. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Dermawan Indonesia kembali membangun jejak kebajikan di Palestina. Langkah itu diwujudkan dalam bentuk pusat layanan medis di Jalur Gaza. Pekan ini, sebuah klinik kesehatan Indonesia tengah disiapkan di Gaza Utara dekat perbatasan Gaza-Israel.

Persiapan klinik di Gaza meliputi pengecatan perbaikan umum bangunan, ruangan, kesediaan listrik dan lampu, pemasangan furnitur, dan peralatan medis. “Alhamdulillah, proses persiapan klinik sudah selesai. Hari ini (Selasa) akan mulai beroperasi. Bismillah,” terang Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Response (GHR) – Aksi Cepat Tanggap (ACT), Selasa (26/11).

Mitra ACT di Gaza dokter Ahmad al Najjar mengatakan, pembukaan Klinik Indonesia untuk Palestina (Indonesia Medical Clinic) diharapkan mampu menangani para korban luka dari aksi Great Return March atau pun serangan-serangan militer Israel. “Klinik ini dilengkapi dengan fasilitas bedah tingkah menengah dan ruang darurat yang akan menampung pasien kritis dari perbatasan,” kata dokter Ahmad al Najjar.

Sebanyak 3 dokter, 3 perawat, 1 apoteker, 1 penerima tamu, dan 1 pramubakti. Klinik Indonesia di Gaza juga dilengkapi dengan farmasi yang menyediakan obat-obatan, khususnya korban luka-luka. Mitra ACT menyebutkan, 33 ribu korban luka di Gaza dengan lima ribu orang kritis dan di antaranya mengalami disabilitas permanen akibat menjadi korban serangan Israel.

“Kami berterima kasih dan kami berharap dermawan di Indonesia tetap mendukung kami di Palestina. Jazakallah,” pungkasnya.[]