Klub Moge di Kalsel Tarik Gas Kebaikan untuk Palestina

Tak hanya sekadar ramai-ramai, tapi berkontribusi dalam bidang sosial menjadi keinginan klub moge Borneo Riders Brotherhood Motor Club. Hal ini dibuktikan dengan penyaluran sedekah untuk mendukung program kemanusiaan ACT di Palestina.

1
Serah terima bantuan kemanusiaan dari BRB MC melalui ACT Kalsel untuk Palestina. (ACTNews)

ACTNews, BANJARMASIN – Deru khas motor gede (moge) terdengar dari Jalan Pramuka, Kelurahan Pemurus Luar, Kota Banjarmasin, Sabtu (22/5/2021), tepatnya di depan kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan. Ada beberapa moge yang saat itu singgah ke kantor ACT Kalsel sambil memasang bendera Palestina dan Indonesia di motornya agar berkibar. Mereka ialah klub moge Borneo Riders Brotherhood Motor Club (BRB MC) yang datang untuk menyalurkan dukungan untuk Palestina.

Melalui ACT Kalsel, klub moge ini menyalurkan sedekah untuk membantu Palestina sebesar Rp15 juta. Zainal Arifin, Ketua BRB MC mengatakan, sedekah ini terkumpul setelah adanya edukasi kepada anggota untuk membantu penduduk Palestina yang tengah terjajah oleh Isrel. “Kami juga ingin keberadaan klub motor ini tak sekadar ramai-ramai saja, tapi juga memiliki kontribusi dan jiwa sosial. Semoga nilai ini juga bisa tertanam kepada seluruh anggota kami,” ujar Zainal.

Dengan tersalurkannya bantuan ini, Zainal berharap, dapat memancing kebaikan baru dari masyarakat, khususnya dari komunitas serupa yang ia ketuai.

Sementara itu Muhammad Ridha Wardhana dari tim ACT Kalsel menyambut baik bantuan kemanusiaan yang terkumpul dari anggota BRB MC. Ia mengatakan, bantuan tersebut akan disalurkan untuk penduduk Palestina yang mengalami dampak penjajahan Israel. “Hadirnya sedekah ini menunjukkan bahwa banyaknya masyarakat Indonesia, khususnya di Kalsel, yang begitu peduli isu kemanusiaan Palestina,” ungkap Ridha.

Hingga saat ini, program kemanusiaan ACT di Palestina terus berjalan. Didukung kantor cabang yang berada di Gaza, program kemanusiaan dan dukungan masyarakat Indonesia tersalurkan dengan baik. Paket pangan, bantuan medis lewat Klinik Indonesia dan layanan ambulans pun terus berlangsung. Selain itu, berbagai program lain juga dihadirkan seperti biaya medis, biaya hidup untuk keluarga prasejahtera hingga tempat tinggal.[]