Kolaborasi Berbagi Pangan di Malang Redam Dampak Pandemi

Pangan menjadi salah satu kebutuhan yang mendesak di kala pandemi. Hal tersebut karena ekonomi yang menjadi penunjang utama pemenuhan pangan mengalami penurunan. Untuk itulah, ACT bersama IPEBI berikhtiar membantu mereka yang membutuhkan lewat program Operasi Pangan Gratis.

Kolaborasi Berbagi Pangan di Malang Redam Dampak Pandemi' photo
Serah terima bantuan pangan dari ACT ke warga di Malang. Paket pangan ini merupakan kelanjutan dari program Operasi Pangan Gratis dari ACT bersama IPEBI di Malang. (ACTNews)

ACTNews, MALANG Operasi Pangan Gratis dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) masih terus berlanjut hingga hari ini. Program ini merupakan ikhtiar ACT untuk meredam dampak pandemi yang belum juga mereda. Kolaborasi dengan berbagai pihak pun terus dijalin untuk meluaskan manfaat. Kali ini, ACT bersama Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) Malang mendistribusikan ratusan paket pangan untuk masyarakat prasejahtera di Malang.

Pendistribusian paket pangan gratis untuk masyarakat Malang ini dilakukan sejak awal Oktober lalu. Targetnya ialah warga prasejahtera, lansia, serta keluarga yang ekonominya terdampak pandemi. Paket pangan tersebut dibagikan ke warga di Jatimulyo, Sukun, Wajak, serta beberapa kecamatan lain di Kota dan Kabupaten Malang.

Diki Taufik Sidiq selaku Kepala Cabang ACT Malang mengatakan, kolaborasi ACT dengan Bank Indonesia bukan kali ini saja terjalin. Sebelumnya, beberapa aksi kemanusiaan juga telah terlaksana. Harapannya, hubungan baik akan terus terjalin agar manfaat kebaikan terus bisa dirasakan masyarakat, khususnya mereka yang ekonominya masih prasejahtera.

“Kolaborasi kali ini, ACT dan IPEBI menghadirkan paket pangan untuk masyarakat prasejahtera berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, ikan kaleng, hingga beberapa bumbu dapur,” jelas Diki, Rabu (14/10).

ACT sendiri sejak pandemi Covid-19 melanda telah menjalankan berbagai program sebagai ikhtiar meredam dampak besarnya, salah satunya pemenuhan pangan melalui program Operasi Pangan Gratis. Program ini menghadirkan paket pangan untuk masyarakat, khususnya prasejahtera dan terdampak pandemi. Beras Wakaf produksi Global Wakaf-ACT menjadi bahan pokok utama, selain itu pangan lain pun coba dipenuhi oleh ACT.

Diki mengatakan, kebutuhan pangan bagi warga prasejahtera sangat mendesak untuk dipenuhi. Pasalnya, pandemi ini tak hanya menyasar kesehatan saja, tapi juga perekonomian. Yang terdampak antara lain mereka yang tinggal di perkotaan yang menjadi episentrum sebaran virus hingga ke daerah-daerah.

“Uluran tangan kita semua saat ini sangat dinanti oleh mereka yang membutuhkan. ACT pun telah menghadirkan laman Indonesia Dermawan untuk kemudahan bersedekah,” ajak Diki.[]

Bagikan

Terpopuler