Kolaborasi BPJAMSOSTEK dan ACT Hadirkan Sedekah Nasi Jumat untuk Masyarakat

Komitmen untuk berbagi setiap Jumat ini, telah dijalankan BPJAMSOSTEK Jakarta Cilandak sejak tiga tahun lalu, dan kini mereka menggandeng ACT sebagai mitra kolaborasi.

bpjamsostek act
Sedekah nasi Jumat ini didistribusikan di Masjid Baitul Ikhlas, Tebet Dalam, Jakarta Selatan pada Jumat (11/2/2022).

ACTNews, JAKARTA – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Jakarta Cilandak berkolaborasi dalam kegiatan kemanusiaan bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT). Dalam kegiatan bertajuk Sharing for Caring ini, kedua instansi tersebut bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Jakarta Selatan mendistribusikan sedekah nasi Jumat di Masjid Baitul Ikhlas, Tebet Dalam, Jakarta Selatan pada Jumat (11/2/2022).

Komitmen BPJAMSOSTEK Jakarta Cilandak untuk berbagi ini, telah berjalan selama tiga tahun ke belakang di setiap hari Jumat. Di tahun-tahun sebelumnya BPJAMSOSTEK Jakarta Cilandak juga berkolaborasi dengan berbagai instansi seperti Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, BAZNAS Provinsi DKI Jakarta, serta Pemerintah Kecamatan Cilandak.

Puspitaningsih Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Cilandak menyampaikan, dengan kolaborasi seperti ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas antara BPJAMSOSTEK dengan instansi terakit, dalam hal ini ACT. Selain itu ia berharap, kegiatan mulia yang melibatkan UMKM ini, dapat menggerakkan roda perekonomian serta dapat menginspirasi lebih banyak lagi untuk saling berbagi.

"Dengan kegiatan ini kita memberdayakan UMKM di setiap kelurahan hingga kecamatan. Sehingga kedepannya UMKM dapat lebih maju, mandiri, dan sebagi pionir dalam menggerakkan perekonomian Indonesia. Kegiatan ini murni melalui swadaya insan BPJAMSOSTEK yang menyisihkan sebagian rezekinya untuk saling membantu masyarakat serta juga para pelaku usaha," jelasnya.


Kegiatan distribusi sedekah nasi Jumat ini turut melibatkan UMKM. (ACTNews)

Puspitaningsih juga menjelaskan, BPJAMSOSTEK ke depan akan memberikan perlindungan kepada seluruh relawan ACT. "Hal ini merupakan sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat pekerja khususnya relawan ACT terhindar dari risiko sosial ekonomi ketika terjadi kecelakaan pada saat bekerja hingga kematian," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk dapat memberikan perlindungan kepada orang-orang terdekat seperti asisten rumah tangga, supir pribadi, dan satpam rumah. "Kita bisa bersedekah dengan membayarkan iuran Rp16.800 per bulan, dan kita sudah dapat memberikan Program Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan," terang Puspitaningsih.


Di sisi lain, Head of HCM Division ACT Indra Femilyan menyambut baik kolaborasi ini. Ia mengatakan ACT dan BPJAMSOSTEK mempunyai visi yang sama yaitu kepedulian dengan sesama melalui program berbagi. Ia berharap kerja sama ini ke depan dapat berlanjut, salah satunya untuk sektor perlindungan tenaga kerja.

“Kurang lebih ada sebanyak 700 UMKM yang merupakan binaan dari ACT dan mereka ini (UMKM), yang harus kita berikan perlindungan jaminan sosial ketenaga kerjaan agar terhindar dari risiko sosial ekonomi. Kita juga berharap, dapat memberikan jaminan sosial kepada 80 ribu relawan kita dengan BPJAMSOSTEK, sehingga mereka dapat lebih aman dan nyaman ketika turun ke masyarakat,” kata Indra. []