Komunitas Chef Palembang Ikut Semarakkan Kurban bagi Warga Sungki

Ratusan orang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran hebat menghanguskan puluhan rumah di gang Santai, Kelurahan Ogan Baru, Kertapati, Palembang 10 Juli 2019. Untuk meringankan beban mereka, bersama chef profesional, ACT menghadirkan Dapur Qurban di bekas lokasi kebakaran.

Komunitas Chef Palembang Ikut Semarakkan Kurban bagi Warga Sungki' photo

ACTNews, PALEMBANG - Makna berkurban tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban dengan menyembelih hewan saja, tetapi juga berbagi dengan sesama. Pasalnya, ibadah kurban sesuai dengan kandungan maknanya, juga bertujuan membuat seseorang lebih karib atau dekat dengan Tuhan sekaligus dengan manusia lain.

Berangkat dari semangat tersebut, ACT Sumatra Selatan mengajak masyarakat luas untuk menebar hewan kurban kepada mereka yang membutuhkan. Pasalnya, selama ini ibadah kurban terkesan hanya terpusat di kota-kota besar saja, yang justru surplus daging dan tidak menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Maka dari itu, tahun ini ACT Sumatra Selatan bekerja sama dengan komunitas koki di Kota Palembang yaitu Indonesian Chef Independent korwil Palembang, dan Palembang Culinary Community. Kolaborasi ini menghadirkan acara Syukuran Qurban untuk masyarakat korban kebakaran di lokasi bekas kebakaran di Gang Santai, Sungki, Kertapati, Palembang (13/8).


Sebanyak 100 kilogram daging sapi yang dimasak kala itu merupakan hewan kurban dari para dermawan melalui Global Qurban ACT. Daging-daging tersebut diolah menjadi rendang dan pindang yang siap disantap bersama para warga Gang Santai.

Dalam kegiatan Syukuran Qurban ini, ACT mengundang Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda. Slelain itu, hadir pula para tamu undangan lainnya seperti mitra ACT, sejumlah komunitas, serta awak media yang ada di Palembang.

Kepala Cabang ACT Sumsel, Ardiansyah mengatakan program Dapur Qurban ACT ini merupakan salah satu program inovatif Global Qurban ACT yang bertujuan untuk menghadirkan kebahagiaan secara meluas di hari raya ini.

"Melalui acara Syukuran Qurban, kami ingin hadirkan semangat dan kebahagiaan hari raya untuk para warga yang ada di sini," jelas Ardiansyah.

Ical, salah satu chef yang dihadirkan pada acara Syukuran Qurban bahagia bisa berpartisipasi dalam program kebaikan ini. "Ya, rasanya senang sekali bisa turut serta dalam kegiatan ini, karena ini adalah pengalaman pertama untuk kami bisa memasak daging kurban di lokasi bekas kebakaran. Apa yang kami masak hari ini bisa dinikmati oleh saudara-saudara yang membutuhkan di sini. Terima kasih kepada Global Qurban- ACT Sumsel yang sudah mengajak kami berkontribusi dalam gerakan kebaikan ini,” sahut Ical.


Selain Syukuran Qurban, tim Global Qurban-ACT Sumsel juga mendistribusikan ratusan kilogram paket daging kurban ke beberapa wilayah di Sumatera Selatan, seperti Pagaralam, Baturaja, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Kota Palembang. Para penerima daging itu adalah masyarakat yang memang jarang tersentuh daging kurban. []

Bagikan